Caption : Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Selasa, 28 April 2015 10:20 WIB Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Bantul Sediakan Hadiah Kambing Bunting untuk Peserta KB Pria

Bantul menyediakan hadiah kambing untuk peserta KB pria

Jatengpos.com, BANTUL-Peserta KB pria di Bantul masih terbilang jauh dari target 66 orang yang ditetapkan oleh pemerintah pusat di tahun 2015 ini. Hingga triwulan ke-3 ini, jumlah peserta KB pria di Bantul masih berjumlah 29 orang.

Untuk itu, pihak Pemkab Bantul berinisiatif untuk memberikanĀ rangsangan kepada para peserta KB pria baru berupa seekor kambing betina bunting.

Kasubbid Pelayanan Keluarga Berencana Badan Kesejahteraan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BKKPPKB) Bantul Harmanto menjelaskan bahwa hingga kini baru 6 orang saja yang mendapatkan hadiah kambing tersebut.

Selain itu, untuk para peserta KB pria baru, pihaknya juga membebaskan biaya vasektomi. Begitu pula dengan biaya istirahat, pihaknya telah menyiapkan dana insentif sebesar Rp150.000.

“Bagi peserta KB pria yang baru divalitasi biaya vesektomi secara gratis, biaya istirahat sebesar Rp 150.000,” ucapnya usai acara evaluasi Lomba Kelompok KB Pria di Dusun Wuluadeg, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Senin (27/4/2015) pagi.

Berdasarkan data 2014, tingkat kepesertaan KB di Bantul termasukĀ tinggi yakni mencapai 79,52%. Akan tetapi, dari jumlah itu, peserta KB terbanyak memang berasal dari kalangan perempuan dengan prosentase 92,51%. Sementara untuk jenis penggunaan KB dalam bentuk kontrasepsi hormonal seperti implant, suntik dan pil sebanyak 69,77%.

Diakuinya, kebanyakan pria enggan melakukan vasektomi karena alasan takut akan dampak negatif yang ada. Padahal, vasektomi tidak berdampak negatif pada tubuh dan keharmonisan suami istri.

Itulah sebabnya, pihaknya ingin meniru apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Kulonprogo. Awal tahun lalu, pihak Pemkab Kulonprogo sempat memberikan hadiah kepada 27 orang peserta KB pria.

“Kulonprogo kami pandang sebagai kabupaten yang cukup berhasil dalam mengembangkan vasektomi,” ucapnya.

Terpisah, salah satu anggota DPRD Bantul Suradal mengakui program vasektomi itu terbilang cukup efektif dalam menekan angka populasi penduduk. Dikatakannya, jika populasi penduduk terkendali, maka pemerintah akan jauh lebih mudah dalam menerapkan program-programnya.

“Terutama yang terkait dengan pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan,” ucapnya.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply