Pedagang beras di Pasar Jongke, Solo, Selasa (10/3/2015). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos) Caption : Foto ilustrasi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)
Kamis, 30 April 2015 07:50 WIB JIBI/SOLOPOS/Antara Semarang Share :

HARGA KEBUTUHAN
Harga Kebutuhan di Kebumen Mulai Naik

Pedagang beras di Pasar Jongke, Solo, Selasa (10/3/2015). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Foto ilustrasi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Harga kebutuhan masyarakat di Kebumen terus naik. Kenaikan harga tersebut berlangsung dalam sepekan terakhir 

 

Jatengpos.com, KEBUMEN- Pemerintah Kabupaten Kebumen menyatakan harga sejumlah barang kebutuhan pokok masyarakat yang diperdagangkan di beberapa pasar tradisional skala besar di kawasan selatan Jawa Tengah itu, mengalami kenaikan selama sepekan terakhir.

Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pengelolaan Pasar Pemkab Kebumen Agung Patuh Gunawan Ahmadi di Kebumen, Rabu, menjelaskan tentang penyebab kenaikan harga beberapa barang kebutuhan pokok masyarakat tersebut yang terkait dengan peningkatan permintaan konsumen.

“Dimungkinkan karena faktor psikologis pasar, di mana saat ini memasuki Rajab [kalender Jawa], dimana permintaan masyarakat biasanya mengalami peningkatan karena ada tradisi Rajaban masyarakat,” katanya seperti dikutip Antara, Selasa (29/4/2015).

Harga telur pada minggu keempat April 2015 naik dari Rp18.000 per kilogram menjadi Rp20.000, kacang tanah kupas dari Rp20.000 menjadi Rp22.000, kedelai hitam lokal dan kacang hijau, masing-masing dari Rp17.000 menjadi Rp18.000, dan cabai dari Rp15.000 menjadi Rp20.000.

Ia memperkirakan kenaikan harga cabai yang antara lain karena pengaruh cuaca dan daerah pemasok belum memasuki masa tanam.

“Selain karena saat ini belum memasuki musim tanam, juga karena pengaruh cuaca yang kurang baik. Cabai yang dijual para pedagang di pasar di Kebumen dipasok, antara lain dari Yogyakarta, Bantul, Purwokerto, dan Magelang. Persediaan menipis,” katanya.

Ia menjelaskan petugas instansi tersebut telah melakukan survei harga sembako di sejumlah pasar tradisional di Kebumen.

Beberapa barang kebutuhan lainnya, katanya, mengalami penurunan harga, seperti daging ayam ras dari Rp25.000 per kilogram menjadi Rp24.000, kubis dari Rp4.000 menjadi Rp3.500, kentang dari Rp8.000 menjadi Rp7.500.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply