Simpatisan Kontras, Selasa (28/4/2015), mengingatkan Presiden Jokowi agar tak menghukum mati korban perdagangan manusia yang dipaksa menjadi kurir narkoba. (JIBI/Solopos/Antara/Yudhi Mahatma) Caption : Simpatisan Kontras, Selasa (28/4/2015), mengingatkan Presiden Jokowi agar tak menghukum mati korban perdagangan manusia yang dipaksa menjadi kurir narkoba. (JIBI/Solopos/Antara/Yudhi Mahatma)
Rabu, 29 April 2015 00:06 WIB Adib Muttaqin Asfar/Newswire/JIBI Peristiwa Share :

HUKUMAN MATI
Para Terpidana Mati Dijemput Menuju Titik Eksekusi

Hukuman mati segera dilakukan tak lama lagi.

Jatengpos.com, CILACAP — Eksekusi mati para terpidana kasus narkoba jilid II segera dilaksanakan setelah pukul 00.00 WIB atau Rabu (29/4/2015) dini hari. Tandanya, petugas sudah menjemput para terpidana mati dari sel isolasi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Besi Nusakambangan.

Dilaporkan TV One live dari Dermaga Wijayapura, Cilacap, dari seorang sumber yang melihat tim penjemput, sekitar Selasa (28/4/2015) pukul 23.30 WIB, membawa para terpidana mati tersebut menggunakan mobil. Mereka dibawa ke tempat eksekusi yang diyakini tak jauh dari dermaga tersebut.

Sementara itu, saat ini tim medis juga telah sampai ke lokasi eksekusi. Artinya, eksekusi terpidana mati tersebut segera dilakukan setelah lewat pukul 00.00 WIB.

Sejumlah keluarga para terpidana sudah stand by di LP Besi Nusakambangan untuk menjemput jenazah seusai eksekusi dilakukan dan jenazah dimandikan. Eksekusi tersebut diduga dilakukan di sebuah lapangan tembak di Nusakambangan, tepatnya di lembah di antara dua bukit yang dekat dengan sebuah pos polisi.

Di Dermaga Wijayapura, sejumlah anggota LSM asal Australia bersama para mantan narapidana Nusakambangan menggelar aksi solidaritas. Di sana, mereka berdoa dan menangis. Seorang pengunjuk rasa asal Malang, Khoirul Anwar, yang mengaku mantan pengedar narkoba, memprotes eksekusi mati itu.

“Saya saja yang pernah merusak bangsa ini, saya dulu pengedar narkoba, tapi sekarang Tuhan memberi saya kesempatan. Yang pantas dihukum mati itu koruptor, bukan mereka,” katanya.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply