Caption : Potret Jokowi karya Adam Ferguson yang dicopot dari dinding Galeri Nasional Australia. (Istimewa/smh.co.au)
Kamis, 30 April 2015 20:54 WIB Adib Muttaqin Asfar/Newswire/JIBI Internasional Share :

HUKUMAN MATI
Potret Jokowi di Galeri Nasional Australia Dicopot

Hukuman mati terhadap duo Bali Nine membuat Galeri Foto Nasional (NPG) Australia mencopot potret Jokowi.

Potret Presiden Joko Widodo yang semula terpampang di dinding National Portrait Gallery (NPG) Australia, dicopot. Aksi itu menyusul eksekusi duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, Rabu (29/4/2015) dini hari.

Ini merupakan reaksi yang dilancarkan Australia terhadap eksekusi mati warga negara mereka di Indonesia. Namun fotografer Australia yang mengambil gambar tersebut, Adam Ferguson, mengaku bingung dengan keputusan galeri itu mencopot potret Jokowi.

Adam Ferguson pantas kecewa. Pasalnya, foto itu pernah menjadi finalis dalam National Photographic Portrait Prize dan seharusnya dipasang di dinding galeri hingga 8 Juni 2015. Saking kecewanya, di mengaku lebih memilih karyanya dirusak daripada dicopot dari galeri.

Adam yang saat ini berada di Nepal untuk meliput dampak gempa dahsyat beberapa hari lalu untuk Time, mengatakan dirinya sudah menelepon direktur NPG, Angus Trumble, soal pencopotan potret Jokowi itu.

“Angus menulis [pesan] kepada saya dan menelepon, dia menjelaskan posisinya dalam keputusan itu,” katanya seperti dikutip Sydney Morning Herald. Angus Trumble beralasan pihak galeri khawatir potret Jokowi tersebut bakal rusak jika dipasang, namun Adam tak percaya.

“Mereka bukan pemilik [potret Jokowi itu], saya yang punya. Mereka tidak pernah membelinya dari saya, ini tidak seperti karya bernilai tinggi yang mereka miliki,” katanya kesal. “Dia menyebut hingga kemarin mereka memutuskan untuk tidak menurunkan potret Jokowi kecuali ada seseorang yang mencoba merusaknya. Padahal, bodoh sekali jika ada orang Australia yang mau melakukan itu.”

Sementara itu, Angus Trumble kepada Fairfax Media mengaku tindakan itu merupakan pencehahan terhadap aksi perusakan terhadap potret Jokowi. “Perasaan saya kemarin pagi, berdasarkan kondisi yang berkembang, saya perlu mencopotnya dari display,” kata Trumble.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply