Caption : Police line terpasang di lokasi kebakaran rumah Wijayanti, 80, Kampung Purwopuran, RT 001/RW 008 Kelurahan Purwoningratan, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (29/4/2015). (Muhammad Irsyam Faiz/JIBI/Solopos)
Rabu, 29 April 2015 12:00 WIB Muhammad Irsyam Faiz/JIBI/Solopos Solo Share :

KEBAKARAN SOLO
Kobongan di Jebres Diduga Akibat Korsleting

Kebakaran Solo menimpa sebuah rumah di Purwopuran, Jebres, Solo, tadi pagi.

Jatengpos.com, SOLO – Kebakaran yang melanda sebuah rumah di sebelah selatan Pasar Ledoksari, tepatnya di Kampung Purwopuran, RT 001/RW 008 Kelurahan Purwoningratan, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (29/4/2015) pagi, diduga dipicu korsleting.

Informasi yang dihimpun Solopos.com di lokasi kejadian, sekitar pukul 09.00 WIB, pemilik rumah Wijayanti, 80, melihat ada percikan api dari stop kontak yang menempel di tiang dekat kasur.

Percikan api tersebut mengenai kasur dan dan membakarnya. Dia lalu mencoba memadamkan percikan api tersebut dengan air dari kamar mandi.

Karena tak kunjung padam, dia memanggil adiknya, Sri Handayanti untuk ikut membantu memadamkan.

“Waktu itu apinya masih kecil, saya coba padamkan pakai air dari kamar mandi enggak padam-padam. Sampai air di kolam itu habis. Karena panik saya keluar minta tolong sama warga,” jelas Wijayanti kepada solopos.com di lokasi kejadian.

Pemadam kebakaran yang datang sekitar pukul 09.45 WIB langsung bergerak memadamkan api. Sebanyak dua mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Dalam waktu sekitar 15 menit, petugas berhasil memadamkan api.

Kebakaran itu diduga karena konsleting. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun hampir semua barang-barang yang berada di dalam rumah itu tidak berhasil diselamatkan. (baca: Rumah di Selatan Pasar Ledoksari Terbakar)

Wakapolsek Jebres, AKP Sri Hatmo, mengatakan petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply