Imam Nahrawi (JIBI/Solopos/Youtube) Caption : Imam Nahrawi (JIBI/Solopos/Youtube)
Selasa, 28 April 2015 21:25 WIB Haryo Prabancono/JIBI/Solopos.com Indonesia Share :

PSSI DIBEKUKAN
Pertemuan Klub QNB League, Begini Penjelasan Kemenpora

PSSI dibekukan Menpora sebelum KLB di Surabaya. Penjelasan Kemenpora seusai pertemuan dengan perwakilan klub QNB League telah dirilis.

Jatengpos.com, JAKARTA — Pertemuan perwakilan klub-klub QNB League 2015 dengan pihak Kemenpora mengalami kebuntuan setelah PSSI tetap dibekukan. Kemenpora lalu menjelaskan sikapnya terkait pertemuan dengan klub-klub QNB League 2015, Senin (27/4/2015).

Ada 11 pernyataan sikap Kemenpora terkait pertemuan dengan klub-klub QNB League 2015. Berikut 11 pernyataan Kemenpora yang dihimpun dari situs resmi Kemenpora, Selasa (28/4/2015).

1. Menpora menyampaikan pernyataan terbuka, sama sekali tidak ada niatan untuk menghentikan jalanya kompetisi ISL 2015, dan Kemenpora tetap meminta PT Liga Indonesia untuk kembali menjalankan putaran kompetisi ISL yang saat ini terhenti.

2. Sebagai bentuk keterbukaan dan kepedulian Kemenpora, yang diundang dalam pertemuan tersebut tidak hanya 16 klub yang telah mendapatkan rekomendasi dari BOPI, tetapi juga Arema dan Persebaya yang belum memperoleh rekomendasi. Pertimbangannya adalah kedua klub tersebut sudah menuju titik-titik penyelesaian untuk segera memperoleh rekomendasi.

3. Sepa kbola harus menjadi kebanggaan nasional dengan prestasi yang lebih baik, dan oleh karena itu dipandang perlu bagi Kemenpora untuk melakukan pembenahan penanganan sepak bola, sehingga jangan sampai sekarang ini karena peringkat Indonesia menurut FIFA sampai di bawah Timor Leste.

4. Kemenpora akan segera membentuk Tim Transisi PSSI, yang akan melakukan tugas-tugas yang selama ini dilakukan oleh PSSI hingga nantinya terbentuk PSSI yang baru. Kemenpora melalui Tim Transisi sama sekali tidak berniat untuk menempatkan personil tertentu agar menjadi calon-calon pengurus PSSI yang baru, karena semuanya  diserahkan kepada para pemegang hak suara di PSSI.

5. PT Liga Indonesia keberatan untuk segera meneruskan kembali kompetisi ISL tanpa melibatkan PSSI sebagai induk cabang olahraga sepak bola.

6. PT Liga Indonesia harus menunggu persetujuan dari pemegang saham untuk merespons keinginan Menpora.

7. 18 klub yang diwakili oleh seorang perwakilannya membacakan petisi yang menolak pembekuan PSSI dan meminta Menpora mencabut kembali Keputusan Menpora tentang pembekuan tersebut. Mereka juga meminta agar kompetisi segera digulirkan kembali namun dengan melibatkan PSSI.

8. Beberapa klub mengeluhkan dampak dari pembekuan, mulai dari ketidakpastian sponsor, beban gaji pemain, dan keinginan masyarakat yang belum tersalurkan untuk menonton bola.

9. Terhadap aspirasi penarikan kembali keputusan pembekuan, Menpora menyatakan, itu persoalan hukum yang lain dan sudah ada gugatan hukum melalui PTUN. Menpora ingin agar kompetisi dapat segera bergulir, sehingga keluhan-keluhan yang disampaikan tersebut akan dapat tuntas dengan sendirinya.

10. Menpora meminta untuk dibentuk Tim Kecil yang melibatkan Kemenpora, PT Liga Indonesia, dan perwakilan klub, dengan tujuan untuk mengkaji lebih jauh.

11. Secara umum pertemuan memang berlangsung cukup alot. Namun, Menpora dengan kesabarannya tetap dapat memimpin acara pertemuan dengan tenang meskipun kadang diserang dari berbagai pihak di kalangan klub. Menpora tidak terpancing emosinya dan tidak otoriter untuk memimpin pertemuan tersebut.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply