Presiden FIFA Dukung Penuh PSSI (Pssi.org) Caption : Presiden FIFA Sepp Blatter dan Ketua Umum PSSI La Nyala Mattalitti. (Pssi.org)
Kamis, 30 April 2015 20:25 WIB Haryo Prabancono/JIBI/Solopos.com Indonesia Share :

PSSI DIBEKUKAN
Presiden FIFA Dukung Penuh PSSI

PSSI dibekukan Menpora sebelum KLB di Surabaya. Presiden FIFA, Sepp Blatter, mendukung penuh PSSI.

Jatengpos.com, MANAMA — Presiden FIFA, Sepp Blatter, memberikan ucapan selamat kepada Ketua Umum PSSI 2015-2019, La Nyalla Mattalitti. Blater bertemu La Nyalla di Kongres AFC yang berlangsung di Manama, Bahrain.

Dikutip dari Pssi.org, Kamis (30/4/2015), Sepp Blatter percaya, di bawah kepemimpinan La Nyalla, organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia ini semakin kuat dan solid, meskipun PSSI dibekukan Menpora.

“Selamat kepada Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti. Saya yakin, Anda akan memimpin PSSI dengan baik. FIFA akan mendukung penuh PSSI di bawah kepemimpinan La Nyalla,” tegas pria asal Swiss itu.

Sepp Blatter turut prihatin dengan kondisi sepak bola Indonesia yang sedang tidak kondusif. “Saya menyayangkan sikap Menpora Imam Nahrawi yang melakukan intervensi. Padahal, sepak bola tidak boleh diwarnai dengan politik,” tambah Blatter.

Sekjen PSSI, Azwan Karim, mengatakan semua Federasi Sepak Bola yang ikut dalam Kongres AFC di Bahrain mengakui La Nyalla sebagai Ketua Umum PSSI yang baru.

“Mereka mendukung penuh dan memberi apresiasi kepada Ketua Umum PSSI yang baru. Mereka juga mengikuti perkembangan PSSI. Dengan 92 suara yang dikumpulkan, mereka mengatakan La Nyalla Ketua Umum PSSI yang sah,” ujar Azwan.

Sebagaimana diberitakan Solopos.com sebelumnya, AFC telah mencantumkan nama La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai Ketua Umum PSSI. Langkah AFC itu juga diikuti Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA, yang mengakui Kongres Luar Biasa PSSI di Surabaya 18 April lalu. Padahal PSSI dibekukan Menpora.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply