Bonek Mania bersuka cita PSSI dibekukan (Youtube) Caption : Bonek Mania bersuka cita PSSI dibekukan (Youtube)
Rabu, 29 April 2015 19:25 WIB JIBI/Solopos/Newswire Indonesia Share :

PSSI DIBEKUKAN
Tolak Rekonsiliasi, Begini Pernyataan Sikap Bonek 1927

PSSI dibekukan Menpora karena mengabaikan masalah Arema dan Persebaya. Bonek 1927 tetap menolak rekonsiliasi dua Persebaya.

Jatengpos.com, SURABAYA — Rekonsiliasi dua Persebaya yang terus berseteru ditanggapi dingin oleh Bonek Mania 1927, suporter Persebaya 1927. Persebaya 1927 yang dianggap asli oleh Bonek malah tidak diakui PSSI.

PSSI lebih memilih Persebaya yang sekarang mengikuti komnpetisi QNB League 2015. Bonek 197 menganggap Persebaya yang bermain di Liga Indonesia saat ini adalah Persekubar.

Inilah pernyataan sikap Bonek 1927 terkait masalah legalitas klub Persebaya Surabaya, yang dihimpun dari Detik, Rabu (29/4/2015).

1. Kami menolak rekonsiliasi dengan Persikubar. Apapun tawaran dan iming-imingnya, tidak ada kata rekonsiliasi dalam perjuangan kami.

2. Memberi peringatan keras kepada Persebaya 1927 untuk tidak membuka pintu negosiasi apa atas nama rekonsiliasi. Apabila nekat, kalian akan berhadapan dengan Arek Bonek 1927.

3. Memperingatkan siapa saja untuk jangan pernah mencoba berperan sebagai makelar gelap yang memperdagangkan rekonsiliasi, baik kepada pengurus Persebaya 1927 dan Arek Bonek 1927.

4. Perjuangan Arek Bonek 1927 bukan agar Persebaya 1927 bermain di ISL. Itu salah besar. Sehingga rekonsiliasi adalah jalan keluar yang salah kaprah. Kami tidak pernah mengemis agar Persebaya 1927 bermain di ISL. Kami ada di belakang Persebaya 1927 di mana saja kelak akan bermain. Kami siap memulainya dari bawah, merayap, dan merangkak bersama-sama dari divisi bawah.

5. Perlawanan dan perjuangan Arek Bonek 1927 tidak semata-mata untuk Persebaya 1927. Perlawanan dan perjuangan Arek Bonek 1927 juga untuk dan demi memperbaiki sepak bola Indonesia. Perlawanan dan perjuangan Arek Bonek 1927 adalah usaha merevolusi PSSI yang sudah bangkrut pondasi moralnya dan sudah bobrok mentalitasnya.

Keadilan adalah ibunda dalam setiap perlawanan dan perjuangan kami. Kami akan terus berjuang dengan segala kemampuan dan ketidakmampuan. Kami akan terus melawan dengan sebaik-baiknya, dengan sehormat-hormatnya.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply