Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak jenis Premium di SPBU. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis) Caption : Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak jenis Premium di SPBU. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Jumat, 1 Mei 2015 06:40 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com Roda 4 Share :

PENGHAPUSAN PREMIUM
Nissan dan BMW Beda Pandangan Soal Pertalite

Penghapusan Premium dan peluncuran Pertalite mendapat tanggapan berbeda dari Nissan dan BMW.

Jatengpos.com, JAKARTA – PT Pertamina melakukan penghapusan Premium dan meluncurkan Pertalite pada Mei 2015. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menyebut Pertalite dapat meningkatkan performa mesin dan umur mobil.

GM Marketing NMI, Budi Nur Mukmin, mengungkapkan lahirnya Pertalite membuat konsumen Nissan yang “bandel” memakai Premium dapat beralih ke Pertalite yang memberikan performa yang lebih baik.

Menurutnya, Pertalite akan membantu memaksimalkan kinerja mesin dan daya tahan kendaraan meski belum setingkat dengan Pertamax yang memiliki RON 92.

“Produk Nissan dianjurkan enggak ada yang pakai Premium. Pabrikan anjurkan pakai Pertamax, dari sisi engine pakai RON 92. Faktanya konsumen yang pakai Premium akan ada penurunan performa. Itu pilihan mereka mau pakai Premium,” ungkap Budi seperti dilansir laman Detik, Selasa (28/4/2015).

Kendati demikian, NMI mengaku belum melakukan studi lebih lanjut terhadap Pertalite.

Namun jika melihat kerusakan yang ditimbulkan Premium pada mesin tak terlalu signifikan, Budi yakin Pertalite memiliki dampak yang lebih baik.

“Belum studi. Tapi pakai Premium pun tidak ada kerusakan yang signifikan. Maksudnya daya tahan tetap ada, performa menurun. Tapi tetap tidak dianjurkan pakai Premium,” tambah Budi.

BMW Tidak Anjurkan Pertalite
Berbeda dari Nissan yang masih menoleransi penggunaan Pertalite, Jodie O’Tania, selaku Communication Department BMW Indonesia menjelaskan mobil besutan BMW tidak boleh menggunakan bahan bakar RON rendah seperti Pertalite apalagi Premium.

“Bahan bakar yang dipakai mobil BMW itu RON 95. Dengan RON segitu kami menyarankan menggunakan Pertamax Plus,” papar Tania sebagaimana dikutip Solopos.com dari laman Metrotvnews, Rabu (29/4/2015).

Selain dapat menurunkan performa mesin, bahan bakar dengan RON di bawah 95 yang digunakan pada mobil BMW dapat berisiko menggugurkan garansi mobil. Hal itu karena BMW mendesain produk mereka sebagai mobil ramah lingkungan.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply