Petugas meninjau abrasi yang terjadi di bibir Pantai Congot, Jangkaran, Temon, Kulonprogo, Senin (25/7). Jika ombak terus tinggi diperkirakan ruas jalan akan terdampak selama beberapa hari ke depan. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Caption : Petugas meninjau abrasi yang terjadi di bibir Pantai Congot, Jangkaran, Temon, Kulonprogo, Senin (25/7). Jika ombak terus tinggi diperkirakan ruas jalan akan terdampak selama beberapa hari ke depan. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 28 September 2016 17:20 WIB Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

ABRASI PANTAI SELATAN
Cuaca Ekstream, Inilah Kerugian yang Terjadi di Kulonprogo

Abrasi Pantai Selatan, Kulonprogo terbilang parah dibanding sebelumnya.

Jatengpos.com, KULONPROGO — Cuaca ekstrem yang melanda kawasan Kulonprogo paling berpotensi mengakibatkan abrasi terparah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan gelombang tinggi di laut selatan melanda kawasan yang lebih luas.

Komandan Search and Rescue (SAR) Wilayah V Kulonprogo, Samsudin membenarkan bahwa abrasi mengakibatkan bibir pantai berkurang sekitar 3 meter ke arah utara. Bahkan, sejumlah vegetasi yang merupakan program penanaman Green Belt telah hilang tak bersisa.

(Baca Juga : Rencana Ganti Rugi Abrasi Pesisir Kulonprogo Disoal)

“Tanaman Green Belt yang ke arah Pantai Congot semuanya sudah hilang,”jelasnya ketika dihubungi.
Jalan setapak yang berada di sisi tanaman tersebut juga ikut hilang sebagai dampak dari abrasi.

Gelombang tinggi mengakibatkan kerusakan yang cukup parah di sejumlah warung di sisi pantai. Meski tak ada korban jiwa dan kerusakan berarti, warung-warung dengan material non-permanen tersebut kini telah bergeser ke lokasi yang lebih aman. Samsudin mengatakan bahwa sebuah kamar mandi (KM) di bibir pantai Glagah telah rusak akibat gelombang laut.

Menanggapi cuaca ekstrem yang terjadi, personil SAR sendiri telah menyampaikan imbauan kepada pedagang, masyarakat serta wisatawan. Meski demikian, penertiban sejumlah warung di bibir pantai sendiri menurutnya merupakan kewenangan Satpol PP Kulonprogo.

“Kami hanya bisa mengingatkan, penertibannya bukan kewenangan kami,”ujarnya.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply