Kedua terdakwa saat mendengarkan putusan majelis hakim atas kasus penculikan dr.Rica di Pengadilan Tinggi Sleman, Kamis (29/9/2016). Terdakwa eko mendapat vonis dua tahun penjara sementara terdakwa Veni mendapat vonis satu tahun penjara. (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja) Caption : Kedua terdakwa saat mendengarkan putusan majelis hakim atas kasus penculikan dr.Rica di Pengadilan Tinggi Sleman, Kamis (29/9/2016). Terdakwa eko mendapat vonis dua tahun penjara sementara terdakwa Veni mendapat vonis satu tahun penjara. (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 30 September 2016 17:20 WIB Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

ORMAS GAFATAR
Perekrut Dokter Rica Divonis 2 Tahun Penjara

Ormas Gafatar untuk kasus hilangnya dokter Rica akhirnya diputuskan

Jatengpos.com, SLEMAN — Putusan sidang kasus dakwaan penculikan yang dilakukan oleh sepasang suami istri kepada dr.Rica Tri Handayani untuk mengikuti kegiatan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dibacakan pada Kamis (29/9/2016).

(Baca Juga : ORMAS GAFATAR : Perekrut dr Rica Dituntut Tujuh tahun Penjara)

Dalam Agenda putusan sidang perkara pidana nomor 261/Pid.B/2016/PN.Slmn, dengan dua terdakwa sepasang suami istri Eko Purnomo dan Veni Orinanda tersebut, diputuskan terdakwa Eko diberi hukuman dua tahun penjara, sementara terdakwa Veni dihukum satu tahun penjara. Dengan dipotong masa tahanan yang sudah dilakukan selama ini. Keputusan hakim ini lebih ringan dari yang diajukan oleh jaksa penuntut umum sebelumnya yang menuntut mereka berdua dengan hukuman tujuh tahun penjara.

Majelis Hakim ketua Ninik Hendras Susilowati membacakan putusan vonis kedua terdakwa karena mereka dinilai telah melanggar pasal 332 KUHP ayat 1 junto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

“Putusan tersebut dengan memperhatikan keadaan yang memberatkan dan meringankan,” katanya, Kamis (29/9/2016).

Dikatakannya untuk keadaan yang memberatkan keduanya telah meyakinkan korban dengan memberikan ayat-ayat suci di Alquran untuk meyakinkan korban agar mau diajak pergi ke kota Mempawah untuk berjihad bersama anggota Gafatar lainnya. Kemudian yang meringankan yakni para terdakwa belum pernah dihukum selain itu untuk terdakwa kedua Veni juga masih memiliki anak balita yang masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Dan juga karena kedua terdakwa tersebut merupakan korban organisasi Gafatar yang dinilai menyimpang dari ajaran agama Islam hal tersebutlah yang menjadikan keadaan meringankan.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply