Puluhan UMKM yang tergabung dalam Jumpa Minum Teh dan Niaga (Juminten) Soloraya mengikuti sosialisasi Tax Amnesty di Wisma Boga Solo Baru, Kamis (16/3/2017). (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos) Caption : Puluhan UMKM yang tergabung dalam Jumpa Minum Teh dan Niaga (Juminten) Soloraya mengikuti sosialisasi Tax Amnesty di Wisma Boga Solo Baru, Kamis (16/3/2017). (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos)
Sabtu, 1 April 2017 02:00 WIB Asiska Riviyastuti/JIBI/Solopos Ekonomi Share :

PENGAMPUNAN PAJAK
Hari Terakhir Tax Amnesty, Setoran di Solo Capai Rp80 Miliar

Pengampunan pajak memasuki hari terakhir.

Jatengpos.com, SOLO — Hari terakhir pelaksanaan tax amnesty (TA) atau pengampunan pajak kantor pajak diserbu masyarakat. Nilai uang tebusan yang disetor di Solo mencapai Rp80 miliar.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Solo, Eko Budi Setyono, menyampaikan sebelum pengambilan nomor antrean dibuka pada pukul 06.30 WIB, sudah banyak yang mengantre padahal layanan baru dibuka pukul 08.00 WIB.

Antrean panjang ini sudah terjadi sejak Kamis (30/3/2017) dengan antrean mencapai 3.300 WP yang merupakan 1.500 WP ikut TA, 450-an WP untuk SPT massa, dan 1.050 WP diantaranya melapor SPT tahunan.

Hari terakhir pelaksanaan pengampunan pajak ada lebih dari 2.000 WP yang datang ke KPP Pratama Solo. Bahkan hingga lebih dari pukul 18.00 WIB, masih banyak yang datang. Kantor pajak pun menambah jumlah loket layanan dari 10 loket menjadi 28 loket pada siang hari dan lebih dari 50 petugas diterjunkan untuk melayani TA pada malam hari.

“Masih ada dua help desk yang melayani WP karena meski hampir pukul 19.00 WIB, masih ada WP yang berkonsultasi. WP yang murni tanya karena ingin mengikuti TA hanya sekitar 10% sedangkan sisanya biasanya memastikan telah mengikuti prosedur mengingat setelah ini adalah penegakan hukum,” kata dia kepada Solopos.com, Jumat (31/3/2017).

Eko menyampaikan Jumat malam seluruh karyawan all out untuk layanan TA, layanan SPT tahunan sudah disetop pukul 17.00 WIB. Selain itu, ATM keliling milik BNI pun masih stand bydi halaman KPP Pratama Solo hingga malam untuk melayani WP yang hendak membayar.

Sedangkan siang, WP yang ingin melapor SPT tahunan pun diarahkan ke pusat perbelanjaan atau diminta kembali esok hari jika antrean SPT panjang. Hal ini mengingat pelaporan SPT tahunan diperpanjang hingga 21 April.

Lebih lanjut, Eko mengatakan uang tebusan di KPP Solo pada periode terakhir ini terkumpul sekitar Rp79,7 miliar hingga pukul 18.30 WIB. Jumlah ini naik Rp28 miliar hanya dalam waktu lima hari. Sebanyak lebih dari 6.600 WP mengikuti amnesti pajak. Jumlah tersebut dinilai masih akan terus bertambah.

“Antrean TA tidak akan ditutup, semua diusahakan untuk selesai malam ini karena ini hari terakhir tapi kalau ada yang belum selesai, akan di kahar atau diberi tanda terima sementara supaya lebih cepat karena sistem akan tertutup pukul 00.00 WIB,” terangnya.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply