Mursida Rambe, salah satu pendiri BMT Beringharjo (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Caption : Mursida Rambe, salah satu pendiri BMT Beringharjo (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 30 Juni 2017 02:22 WIB Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

FASHION SHOW JOGJA
Inovasi Warna, Batik Klasik Gaet Anak Muda

Fashion show Jogja ini mematok segmen anak muda

Fashion show Jogja — Upaya untuk membuat kaum muda jatuh cinta kepada bati terus dilakukan desainer asal Jogja, Rita Anastasia dalam berbagai kesempatan. Seperti saat menggelar peragaan busana di Atrium Hartono Mall Jogja pada akhir Mei lalu, kesan unik, gaya, dan modis melekat di lima outfit yang ditampilkannya.

Mengangkat tema wayang series, Rita mencoba menghadirkan sejumlah koleksi ready to wear terbarunya dengan material utama batik yang chic and casual. Tak jauh seperti desain sebelumnya, Rita konsisten menggunakan batik klasik khas Jogja yang menurutnya tak kan habis ditelan waktu. Dengan kreasi dan inovasi yang ia ciptakan menurutnya mampu membuat batik tak lagi berkesan membosankan, terutama untuk kaum muda.

Selain itu, dikatakan Rita saat ini Wayang cukup menjadi salah satu trend untuk ornament maupun motif berbagai barang kesenian. Rita mencoba menuangkan wayang yang identik dengan seni dan kebudayaan dalam rancangannya kali itu. Tak hanya menonjolkan sisi wayang namun juga menggunakan sejumlah motif batik jogja klasik.  Beberapa motif batik klasik yang digunakannya yakni seperti Parang barong, Slarak, Poleng, Truntum, Nitik (polkadot).

Rasa bosan yang dihadirkan batik biasanya sebab warna yang itu-itu saja. Untuk menyiasatinya, Rita menggunakan warna dominan cerah seperti merah untuk menghadirkan kesan youth dan meriah dalam desainnya. Berbeda dengan rancangannya sebelumnya, kali ini Rita mengaku lebih berani mengeksplorasi keberagaman motif.

“Kali ini saya coba gunakan tiga motif dalam satu outfit. Misalnya Parang Klitik, Kopi Pecah, dan Truntum,” kata dia saat dijumpai di gallery Javanic Batik miliknya yang beralamat di Jogonegaran no 2, utara Pasar Pathuk, Jogja belum lama ini.

Lima outfit yang ditampilkan tersebut masuk dalam koleksi terbaru Wayang series yang memiliki sejumlah outfit yang dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan seperti acara formal dan non formal. Potongan dres, model kebaya kutu baru, outer lengan pendek, outer tanpa lengan, blus lengan pendek, lengan panjang, u can see menjadi koleksi yang coba terus dilengkapi oleh Javanic batik, brand yang diusung Rita. Melengkapi atasan, berbagai model bawahan celana panjang, celana pendek, celana 7/8 dan celana model pipa dihadirkan.

Untuk mengkonsep tema Wayang series, ia membutuhkan waktu sekitar tiga minggu. Dalam waktu tersebut, diakui Rita cukup singkat dikarenakan tak membutuhkan pola yang terlalu rumit. Beberapa cutting yang simple cukup untuk membuat desain baju berbahan katun yang casual dalam Wayang Series ini.

Meski menarget pasarnya anak muda, tak menutup kemungkinan desainnya kali ini pun mencuri perhatian kalangan ibu-ibu. Soal warna yang dominan berwarna cerah tak menjadi halangan. Rita menyiasatinya dengan pilihan warna biru tua dan putih balotelli yang lebih mencerminkan sifat dewasa dan kalem.

Melengkapi kole?ksi Javanic Batik, Rita tak hanya menyajikan aneka padu padan busana, namun di butiknya yang berlokasi tepat di depan Jogja Scrummy tersebut ia juga menyajikan kelengkapan aksesoris kalung dengan bandul Kulit tatah tokoh wayang seperti Arjuna, Srikandi, Rama, Sinta berbahan perak, kuningan, tembaga dan perak. Dipadukan dengan batuan kristal atau syal batik.

“Aksesoris kalung ini biasanya dipadu-padankan dengan kulot dan atasan polos,” kata dia.

Rita menjelaskan untuk  koleksi batik cap, ia meletakkan range harga Rp190.000 hingga Rp320.000. Sementara untuk koleksi asesorisnya berkisar Rp90.000- Rp350.000. Selain di Jogonegaran, Koleksi Javanic Batik pun bisa didapatkan di Gallery Prawirotaman Hotel, Jl prawirotaman II no 839B, Mergangsan, Jogja.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply