Pengunjung berenang di Umbul Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Rabu (28/6/2017). (Taufiq Sidik Prakoso) Caption : Pengunjung berenang di Umbul Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Rabu (28/6/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBi/Solopos)
Rabu, 28 Juni 2017 21:10 WIB Taufiq Sidiq Prakoso/JIBI/Solopos Klaten Share :

LEBARAN 2017
Umbul Ponggok dan OMAC Banjir Pengunjung

Lebaran 2017 membuat objek-objek wisata di Kabupaten Klaten seperti Umbul Ponggok dan OMAC dibanjiri pengunjung.

Jatengpos.com, KLATEN — Jumlah pengunjung sejumlah objek wisata di Kabupaten Klaten pada musim libur Lebaran 2017 meningkat drastis dibandingkan jumlah pengunjung pada hari biasa. Lonjakan jumlah pengunjung itu diprediksi terjadi hingga akhir pekan ini.

Lonjakan pengunjung itu di antaranya terlihat di objek wisata Umbul Ponggok serta Ponggok Ciblon di Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo. “Pengunjung di dua objek wisata yang dikelola Badan Usaha Milik (BUM) Desa Tirta Mandiri, Desa Ponggok, itu mulai meningkat  sejak Minggu (25/6/2017) atau saat Idulfitri.

Direktur BUM Desa Tirta Mandiri, Joko Winarno, mengatakan pada Minggu (25/6/2017) jumlah pengunjung mencapai 4.000 orang. Jumlah itu meningkat pada Senin (26/6/2017) dengan 5.000 pengunjung. “Pada Selasa [27/6/2017] jumlah pengunjungnya meningkat menjadi 7.000 orang,” urai dia saat ditemui di Umbul Ponggok, Rabu (28/6).

Pada hari biasa jumlah pengunjung di Umbul Ponggok berkisar 400-500 orang. Jumlah itu menurun drastis selama Ramadan dengan jumlah pengunjung paling sedikit 80 orang/hari.

Soal harga tiket, Joko menuturkan tak naik atau tetap Rp15.000/orang. Target jumlah kunjungan ke Umbul Ponggok selama libur Lebaran yakni 30.000 orang dengan target pendapatan dari tiket mencapai Rp1,3 miliar.

“Kami menghitung target itu selama libur Lebaran dari Minggu hingga Jumat [30/6/2017]. Kami masih optimistis sampai akhir libur Lebaran nanti jumlah pengunjungnya meningkat dan target bisa tercapai,” urai dia.

Terkait Ponggok Ciblon, Joko menuturkan pengunjung objek wisata itu melonjak cukup drastis. Dari rata-rata jumlah kunjungan akhir pekan berkisar 200-300 orang melonjak hingga 1.400 orang/hari.

“Pada Minggu itu jumlah pengunjung ada 600 orang. Kemudian Senin meningkat mencapai 700 orang dan puncaknya kemarin [Selasa] mencapai 1.400 orang,” ungkap dia.

Berbeda dengan Umbul Ponggok, pengelola menaikkan tarif tiket masuk dari Rp5.000 menjadi Rp8.000/orang selama libur Lebaran. Dengan kenaikan tarif itu, pengunjung mendapatkan fasilitas minuman ringan.

Joko mengatakan pengelola menawarkan tarif diskon bagi pengunjung yang sebelumnya sudah mendatangi Umbul Ponggok. Dengan menunjukkan karcis masuk Umbul Ponggok ke penjaga loket karcis Ponggok Ciblon, pengunjung mendapatkan diskon 50% dari tarif tiket ke objek wisata itu atau tarifnya menjadi Rp4.000/orang.

Salah satu wahana yang ditawarkan di Ponggok Ciblon yakni kuliner, sedangkan Umbul Ponggok menawarkan keindahan bawah air melalui foto underwater. “Harapannya yang sudah datang ke Umbul Ponggok bisa ke Ponggok Ciblon untuk menikmati kuliner,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Joko menuturkan pengelola menambah pegawai freelance di Umbul Ponggok dan Ponggok Ciblon selama libur Lebaran. “Di Umbul Ponggok itu ada tambahan freelance enam orang untuk operator foto dan properti dari total karyawan 38 orang. Sementara itu, Ponggok Ciblon ada tambahan empat pegawai freelance di kantin dari total pegawai delapan orang,” kata dia.

Peningkatan jumlah pengunjung juga terjadi di Objek Wisata Mata Air Cokro (OMAC) di Kecamatan Tulung. Pada Selasa (27/6/2017), jumlah pengunjung ke OMAC mencapai 5.000-6.000 orang. Jumlah itu meningkat drastis dibandingkan libur akhir pekan mencapai 700-800 orang.

“Untuk puncak jumlah pengunjung sepertinya kemarin [Selasa]. Trennya memang hari pertama dan kedua Lebaran itu jumlah pengunjung banyak. Diperkirakan jumlah pengunjung masih banyak hingga akhir pekan ini,” kata salah satu petugas di OMAC, Wawan.

Terkait jumlah petugas yang dikerahkan selama musim libur Lebaran 2017, Wawan mengatakan ada penambahan jumlah petugas di objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten tersebut.  “Ada tambahan untuk petugas parkir, keamanan, serta portir. Jumlah total karyawan serta petugas tambahan itu 30-40 orang. Sementara itu, karyawan harian ada 15 orang,” ungkap dia.

 

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply