Caption : Maureen Wroblewitz (Instagram @mauwrob)
Jumat, 30 Juni 2017 00:00 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Maureen dari Filipina Juara Asia's Next Top Model Cycle 5

Model asal Filipina, Maureen, menjadi juara di ajang Asia’s Next Top Model cycle 5.

Jatengpos.com, SOLO — Maureen Wroblewitz, model asal Filipina, dinobatkan sebagai jawara ajang pencarian model berbakat Asia, Asia’s Next Top Model (AsNTM) cycle 5, yang disiarkan stasiun televisi Starworld Asia, Rabu (28/6/2017). Dalam episode final, ia berhasil mengungguli dua pesaingnya, Shikin Gomez (Malaysia) dan Min Thu (Vietnam).

Dalam episode final, tiga finalis ditantang berjalan di catwalk layaknya model profesional. Tak hanya itu, mereka juga harus melewati tantangan pemotretan mengenakan busana khas negara masing-masing. Penampilannya di babak final itu berhasil memukau lima juri sehingga ia dinobatkan menjadi pemenang.

Meski minim pengalaman, menurut dewan juri, gadis berusia 19 tahun berdarah Filipina-Jerman ini memiliki bakat sebagai model kelas dunia. Maureen telah membuktikan kemampuannya sebagai model profesional selama menjalani karantina.

“Maureen memiliki bakat dan sangat layak menjadi top model,” ujar Ruby Adler, perwakilan agensi model Storm New York, Amerika Serikat, yang menjadi juri.

Sebagai pemenang, Maureen mendapat banyak hadiah, yakni kontrak dengan agensi model Storm di New York, Amerika Serikat, satu unit mobil Subaru, serta menjadi sampul majalah mode, Nylon Singapura. Selama berkompetisi ia berhasil meraih nilai tertinggi sebanyak tiga kali. Sementara Shikin dan Min Thu sama-sama mendapatkan nilai tertinggi sebanyak dua kali.

Prestasi ini tentu membuat Maureen sangat gembira. Ini merupakan kali pertama bagi Filipina memenangkan ajang tersebut. Lewat akun Instagram pribadinya, @mauwrob, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

“Aku masih tidak percaya dengan semua ini. Tapi sekarang aku adalah Asia Next Top Model. Rasanya seperti mimpi dan aku tidak tahu kapan sadar dari semua ini. Ini adalah perjalanan gila yang sangat panjang dan tak terlupakan,” tulis Maureen mengawali ceritanya.

Pengumuman Maureen menjadi juara AsNTM cycle 5 (Instagram @asntm)

Pengumuman Maureen menjadi juara AsNTM cycle 5 (Instagram @asntm)

Sebelum berkompetisi, Maureen mengaku sempat tak percaya diri. Sebab, gadis kelahiran Riyadh, Arab Saudi, 22 Juni 1998, itu tak memiliki banyak pengalaman di dunia model. Namun, berkat kerja kerasnya, kini ia berhasil memenangkan ajang tersebut.

“Aku sama sekali tak pernah berpikir akan ikut kompetisi ini. Tapi lihat sekarang. Aku belajar banyak hal, khususnya tentang dunia model. Aku jadi tahu bahwa ternyata diriku lebih kuat dari yang aku bayangkan,” sambung dia.

Selama berkompetisi, Maureen kerap diejek oleh finalis lainnya. Ia dianggap hanya mengandalkan kecantikan wajah semata. Namun, semua hinaan itu dijadikan pelecut semangat untuk terus belajar.

“Aku selalu disebut si wajah cantik tanpa kemampuan. Tapi, semua itu malah membuatku semakin kuat. Aku menjadikan hinaan sebagai motivasi untuk membuktikan bahwa mereka salah menilaiku,” tegas dia.

Meski berusaha kuat, Maureen pernah ingin menyerah. Namun, ia sadar kesempatan emas tak pernah datang lagi. Sebagai peserta terakhir dari Filipina, ia tentu ingin menang. Sebab, selama ini Filipina belum pernah memenangkan ajang tersebut.

“Aku memang sempat ingin menyerah. Tapi, sebagai finalis terakhir dari Filipina, aku ingin mempersembahkan kemenangan kepada negaraku. Dan sekarang aku telah melakukannya. Terima kasih kepada kalian yang selalu mendukungku. Terima kasih banyak. Kamu bisa melakukan semuanya asal mau mencoba,” pungkasnya.

AsNTM cycle 5 tayang di Starworld Asia sejak 5 April 2017. Kontes bergengsi ini diikuti 14 kontestan dari tujuh negara di Asia, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Taiwan.

Di musim kali ini, Indonesia diwakili tiga wanita cantik, Veronika Krasnadewi, Valerie Krasnadewi, dan Clara Sutantio. Sayang mereka gagal melaju ke babak final. Valerie tersingkir di episode tujuh, sementara Veronika menyusul di episode delapan. Sedangkan Clara berhasil melaju sampai babak top empat. Sayang langkahnya terhenti saat memperebutkan tiket menuju final.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply