PKL Intan yang ada di Malioboro menerapkan harga yang berbeda antara di menu dan nota (dok. Facebook Kawasan Malioboro Upt Alt) Caption : PKL Intan yang ada di Malioboro menerapkan harga yang berbeda antara di menu dan nota (dok. Facebook Kawasan Malioboro Upt Alt)
Kamis, 29 Juni 2017 22:55 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PEDAGANG LESEHAN MALIOBORO
Masih Ada yang Tak Cantumkan Daftar Harga, Lalu?

Pedagang lesehan Malioboro diharapkan menaati kesepakatan yang dibuat

Jatengpos.com, JOGJA — Satuan Tugas Jogobaran yang di bentuk Pemerintah Kota Jogja ikut membantu mengamankan kawasan Malioboro. Termasuk saat kejadian pedagang lesehan yang yang mematok harga terlalu tinggi, Jogobaran langsung melakukan penyisiran.

Baca Juga : TRENDING SOSMED : Penutupan Lesehan Intan di Malioboro Amanat Wali Kota

Dalam penyisiran tersebut, petugas Jogobaran menemukan satu pedagang lesehan di Timur Malioboro yang tidak mencantumkan daftar harga makanan dan minuman yang dijual.

“Kita berikan pengertian untuk membuat daftar harga makanan. Pedagang itu langsung membuatnya,” kata Koordinator Satgas Jogobaran II, Bayu Laksmono, Kamis (29/6/2017).

Bayu menyatakan pembeli berhak mengetahui harga makanan yang akan dibelinya. Ia menyarankan kepada wisatawan yang merasa dirugikan saat membeli makanan atau minuman untuk segera melapor ke unit pelaksana teknis (UPT) Malioboro atau Jogobaran.

Sebelumnya UPT Malioboro telah menindak satu pedagang lesehan yang mematok harga tidak wajar. Dalam nota pembelian lesehan Malioboro yang sempat ramai di media sosial tertulis segelas lemon tea Rp9.000, dua gelas jeruk Rp18.000, empat gelas teh panas Rp32.000, tiga potong bebek goreng Rp96.000, empat potong ayam goreng Rp120.000, dan nasi putih 7 porsi Rp80.000.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply