Caption : Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan paket sembako kepada warga di depan Pasar Legi, Jl. Letjen Suprapto Parman, Kestalan, Banjarsari, Solo, Rabu (28/6/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Rabu, 28 Juni 2017 20:30 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

Rela Terinjak Demi Sembako Jokowi di Pasar Legi Solo

Seorang buruh gendong di Pasar Legi Solo rela terinjak kakinya demi bersalaman dan mendapatkan sembako dari Presiden Jokowi,

Jatengpos.com, SOLO — Bersalaman dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mendapatkan paket sembako tak pernah dibayangkan oleh warga yang kebetulan berada di depan Pasar Legi, Rabu (28/6/2017) siang. Itulah yang dirasakan Daliem meskipun harus rela berdesakan dan kakinya terinjak.

Daliem, 75, warga Desa Rejosari, Gondangrejo, Karanganyar, keluar dari kerumunan warga di depan Pasar Legi, Jl. Letjen S.Parman, Kestalan, Banjarsari, dengan memegangi kaki kanannya yang sakit setelah diinjak warga. Ia meminta tolong kepada rekannya sesama buruh gendong di Pasar Legi untuk membawakan paket sembako dan uang fitrah pemberian Presiden.

Siang itu sekitar pukul 14.30 WIB Jokowi membagikan ratusan paket sembako kepada warga Solo. Daliem tersenyum lebar seusai membuka tas kecil berbahan kain warna putih yang ternyata berisikan beras 5 kg, gula dan teh. Rasa sakit di kakinya akibat terkana injakan warga pun seolah sirna setelah mengetahui isi paket sembako itu.

“Saya tahu ada pembagian sembako dari anggota TNI yang menjaga Pasar Legi mengamankan Jokowi. Perlu pengorbanan untuk mendapatkan paket sembako dari Jokowi,” ujar Daliem kepada Solopos.com, Rabu.

Ia mengaku mengantre selama 30 menit untuk mendapatkan paket sembako dan fitrah dari mantan Walikota Solo itu. Paket sembako tersebut rencananya akan digunakan untuk memenuhui kebutuhan selama Lebaran.

“Saya tidak menyangka ketiban rezeki dari Jokowi. Pemberian bantuan seperti ini sangat meringankan beban warga kurang mampu karena harga kebutuhan pokok pada Lebaran naik,” kata dia.

Hal serupa diungkapkan warga lainnya, Harto Wiyono, 56, warga Karangasem, Laweyan. Ia mengaku mendapatkan sarung dan uang fitrah senilai Rp100.000 dari Jokowi. “Saya awalnya pesimistis tidak mendapatkan sarung dan uang fitrah dari Jokowi karena berada di barisan paling terakhir,” kata dia.

Presiden Jokowi membagikan paket sembako di lima lokasi pada Rabu siang. Lokasi pertama di depan Stasiun Purwosari kepada pengayuh becak dan ojek pangkalan pukul 13.30 WIB. Jokowi yang naik mobil Toyota Alphard warna hitam berpelat nomor B 12224 ZA berhenti di pinggir jalan membagikan paket sembako kepada warga.

Lokasi pembagian sembako lainnya adalah di depan RS Kasih Ibu, depan Pasar Legi, di depan Terminal Tirtonadi, dan di depan rumah paman Jokowi, Wiyono, Gilingan di Jl. Ahmad Yani. Setelah membagikan sembako rombongan Presiden ke-7 tersebut langsung kembali ke kediamannya di Sumber, Banjarsari.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply