Nissan GT-R yang menabrak trotoar Jl. Slamet Riyadi, Solo, Jumat (30/6/2016) pagi WIB. (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)Nissan GT-R yang menabrak trotoar Jl. Slamet Riyadi, Solo, Jumat (30/6/2016) pagi WIB. (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Caption : Nissan GT-R yang menabrak trotoar Jl. Slamet Riyadi, Solo, Jumat (30/6/2016) pagi WIB. (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Jumat, 30 Juni 2017 11:30 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Rusak Parah, Begini Kronologi Supercar Nissan GT-R Tabrak Trotoar Jl. Slamet Riyadi

Kecelakaan tunggal di Jl. Slamet Riyadi mengakibatkan mobil Nissan GT-R rusak parah.

Jatengpos.com, SOLO — Kecelakaan tunggal terjadi di Jl.Slamet Riyadi tepatnya di samping rumah tahanan (Rutan) Kelas 1A Solo, Jumat (30/6/2017).

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Jumat siang WIB, kejadian pukul 06.30 WIB itu bermula dari mobil Nissan GT-R warna kuning berpalat nomor B 474 GTR yang dikendarai Hary Suharto, 21, warga Dukuh Gedongan RT 001 /RW 005, Desa Bentakan, Baki, Sukoharjo, melaju kencang dari arah barat menuju timur. Sesampainya di dekat pertigaan Jl.Imam Bonjol, Kampung Keprabon, Kampung Baru, Pasar Kliwon atau samping Rutan Solo, muncul sepeda motor belum diketahui identitasnya tiba-tiba menyeberang ke Jl.Slemet Riyadi.

Pengemudi mobil panik dan membanting setir ke kiri hingga menyebabkan mobil bagian depan menabrak trotoar dan pohon di pinggir Jl.Slamet Riyadi. (Baca Juga: Supercar Mulus Rp3 Miliar Ringsek Tabrak Trotoar Jl. Slamet Riyadi)

Kanit Laka Satlantas Polresta Solo, AKP Hery Heriyanto mewakili Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Safi’i, membenarkan adanya kejadian lakalantas tinggal di Jl.Slamet Riyadi. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Namun, kondisi mobil rusak parah pada bagian depan. Sementara pengendara sepeda motor kabur.

“Sopir mobil Nissan tidak mengalami luka. Polisi mengamankan mobil di kantor Satlantas Polresta Solo Jl.Slamet Riyadi untuk dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab lakalantas,” kata dia.

Kabar yang beredar di sejumlah grup komunitas Facebook di Soloraya menyebut mobil tersebut mengalami kecelakaan tunggal.

Sedangkan di media sosial, kejadian ini sudah sangat menghebohkan. Bukan hanya di Facebook dan Instagram, foto-foto kecelakaan juga beredar via broadcast di aplikasi berkirim pesan seperti Blacberry Messenger (BBM) hingga Whatsapp.Gambar 2

Penelusuan Jatengpos.com, Jumat siang, Supercar Nissan GT-R 2016 sangat identik dengan mobil yang sering diunggah Bning Samudera Hakim (BSH) di akun Instagram dan Facebook. Bukan hanya itu, BSH juga kerap mengunggah video Youtube yang memperlihatkan supercar berwarna kuning terang itu.

Di Indonesia, populasi Mobil Nissan GT-R ini terbilang sangat langka. Sekitar Juni 2016, Nissan Motor Indonesia (NMI) sempat menyatakan kemungkinan tidak akan memasarkan ikon mobil sport, GT-R. Menurut Kantor Berita Antara, 21 Juni 2016, terakhir NMI menjual GT-R adalah pada 2013 itupun cuma sebanyak delapan unit.

Presiden Direktur NMI Antonio Zara mengatakan tidak yakin dengan GTGambar 4-R. Masalah utama pada tekanan peraturan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) atas barang impor completely built up (CBU) yang membuat GT-R seperti “barang terlarang”.Gambar 3

Kapasitas mesin bensin GT-R berada di kelompok kena beban pajak 125 persen karena lebih dari 3.000 cc. Di Amerika Serikat GT-R dibanderol paling murah 101.770 dollar AS (Rp1,348 miliar) sementara di Jepang 10.587.240 yen (Rp1,343 miliar), sedangkan di Indonesia harganya bisa tembus Rp 3 miliar.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply