Salah satu atlet wushu saat tampil dalam simulasi Pelatnas Sea Games 2017 di Sasana Wushu Sinduadi, Mlati, Sleman. (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja) Caption : Salah satu atlet wushu saat tampil dalam simulasi Pelatnas Sea Games 2017 di Sasana Wushu Sinduadi, Mlati, Sleman. (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 30 Juni 2017 01:22 WIB Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Wushu Kian Diminati, Bibit Atlet Terus Dikembangkan Sejak Dini

Wushu terus dikembangkan.

Jatengpos.com, JOGJA — Generasi atlet wushu Jogja nyaris terputus. Kendati demikian, peminat seni beladiri asal Tiongkok ini di Jogja cukup tinggi.

“Bibit atlet wushu sangat bagus di Jogja. Hanya saja generasinya agak putus,” ujar Wakil Ketua Pengurus Besar (PB) Wushu Indonesia, Andi S, belum lama ini.

Andi yang juga Pendiri Sasana Wushu Sinduadi ini mengatakan perkembangan awal wushu di Kota Pelajar ini saat itu lebih difokuskan pengembangan generasi pertama. Satu grup menampilkan perfoma yang baik, pengembangan bibit atlet baru dimulai tahun 2007.

“Karena atlet wushu Jogja kami bangun dari bawah. Jadi saat itu saya sendiri konsen melatih generasi di atasnya. Jadi satu grup, baru mulai membangun yang di bawahnya,” papar Andi.

Namun kini, pelatih wushu di sasana ini mulai berkembang, sehingga potensi bibit atlet wushu mulai bermunculan. Andi mengungkapkan pembinaan atlet wushu dimulai dari usia dini.

“Saat ini yang kami terjunkan, atlet wushu yang siap diluncurkan rentang usianya dari 13 tahun sampai 15 tahun,” jelas Andi.

Wushu semakin dikenal baik di Indonesia. Bapak Wushu Indonesia, Mayjen TNI Purnawirawan IGK Manila mengungkapkan saat ini dari 34 provinsi, sudah ada 28 pengurus wushu tingkat provinsi. Manila berharap tahun mendatang pengembangan wushu bida semakin meluas. Mengingat prestasi wushu nasional terus menghasilkan atlet-atlet berkelas dunia yang telah berhasil mengharumkan nama bangsa.

“Memang tidak mudah untuk mengembangkan wushu ini. Karena harus ada tempat latihan, pelatih dan paling penting harus ada atletnya. Saya berharap, seluruh 34 provinsi sudah ada pengurus wushu,” ungkap Manila.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply