Los daging Pasar Kadipolo Solo, Jumat (30/6/2017). (Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos) Caption : Los daging Pasar Kadipolo Solo, Jumat (30/6/2017). (Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos)
Sabtu, 1 Juli 2017 03:00 WIB Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos Ekonomi Share :

HARGA KEBUTUHAN POKOK
Sapi Bertahan, Ayam Turun

Harga kebutuhan pokok mengalami perubahan pascalebaran.

Jatengpos.com, SOLO — Harga daging sapi pada H+5 lebaran masih bertahan Rp120.000 per kilogram, Jumat (30/6/2017). Sementara harga daging ayam mulai turun.

Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Kadipolo, Ayu, mengatakan sejak H-3 lebaran, harga daging sapi tidak mengalami perubahan.

“Saat ini masih bertahan di Rp120.000 [per kilogram]. Kalau ke depan belum tahu. Tapi dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, saat lebaran naik, kemudian akan bertahan sampai lebaran berikutnya, nanti naik lagi,” kata dia saat ditemui Solopos.com di Pasar Kadipolo, Jumat (30/6/2017).

Sebelumnya, pada pekan kedua Ramadan, harga daging sapi masih Rp110.000 per kilogram. Sedangkan untuk permintaan barang, saat ini masih cukup tinggi. Meskipun ada pergeseran kalangan konsumen. Jika sebelum lebaran kebanyakan konsumen dari kalangan rumah tangga.

Namun paska lebaran konsumen didominasi dari restoran atau rumah makan. “Mungkin masa liburan, pengunjung rumah makan meningkat,” kata dia. Peningkatan permintaan dari rumah makan atau restoran terjadi sekitar 20-50 persen dibandingkan hari-hari biasa. “Misalnya biasanya hanya 5 kilogram, meningkat menjadi 10 kilogram,” kata dia.

Peningkatan permintaan daging diperkirakan akan berlangsung hingga H+7 nanti. Setelah masa liburan atau mudik selesai, permintaan akan kembali normal.

Selama lebaran Ayu mengaku menyiapkan daging sapi dua kali lipat lebih banyak dari hari-hari biasanya. Jika pada hari-hari biasa hanya memotong dua sapi maka pada masa lebaran ini dirinya memotong empat sapi dalam sehari.

Sementara itu pada H+5 lebaran, harga daging ayam potong mulai turun. Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Kadipolo, Sugi, penurunan harga tersebut sudah berlangsung selama dua hari. “Waktu hari H lebaran harganya Rp50.000 per kilogram.

Sejak dua hari terakhir turun menjadi Rp40.000 per kilogram,” kata dia, Jumat. Sebelum lebaran, yaitu sekitar pekan kedua Ramadan, harga daging ayam potong sekitar Rp32.000 per kilogram. Harga tersebut terus berangsur naik hingga pada hari H lebaran.

Terkait permintaan, dia mengatakan pada H+5 lebaran masih stabil. Permintaan terbanyak datang dari rumah makan. (

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply