Sejumlah alat berat dikerahkan untuk melaksanakan kegiatan land clearing terhadap kawasan tambak udang di atas lahan Pakualaman Ground (PAG) terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (29/8/2017) kemarin. (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja) Caption : Sejumlah alat berat dikerahkan untuk melaksanakan kegiatan land clearing terhadap kawasan tambak udang di atas lahan Pakualaman Ground (PAG) terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (29/8/2017) kemarin. (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 30 Agustus 2017 23:57 WIB Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

BANDARA KULONPROGO
Lega .. Akhirnya Pura Pakualaman Keluarkan Penyataan Tertulis

Bandara Kulonprogo, tuntutan warga terjawab

Jatengpos.com, KULONPROGO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mendapatkan surat pernyataan kesanggupan KGPAA Paku Alam X untuk memberikan tali asih sebesar Rp25 miliar kepada warga penggarap Pakualaman Grond (PAG) yang terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo.

Baca Juga : BANDARA KULONPROGO : Soal Tuntutan Penggarap PAG, Pemkab Segera Temui PA

Ratusan warga penggarap PAG mendatangi Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo di kantornya, Selasa (29/8/2017) kemarin. Warga ingin difasilitasi untuk meminta kepastian dari Pura Pakualaman terkait janji pemberian tali asih. Sebelum adanya bukti komitmen secara tertulis, warga menyatakan akan tetap menggelar aksi agar tidak dilakukan land clearing terhadap lahan PAG, khususnya kawasan tambak udang.

Hasto kemudian menindaklanjutinya dengan berkunjung ke Pura Pakualaman, Rabu (30/8/2017). Upaya itu membuahkan hasil sesuai harapan.
“Surat [pernyataan kesanggupan] langsung dibuatkan. Saya dan Sekda menunggu pembuatannya sampai sudah bisa diserahkan dan telah kami terima pagi ini di Pura Pakualaman,” kata Hasto.

Hasto menjelaskan, surat pernyataan itu ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Penghageng Kawedanan Keprajan Pura Pakualaman KPH Suryo Adinegoro atau yang biasa disapa Bayudono. Dia berharap warga penggarap merasa lega dengan adanya dokumen itu dan terus mendukung kelancaran pembangunan bandara yang sudah berjalan.

“Tali asih diberikan kalau dana [ganti rugi PAG] sudah dicairkan, maksudnya setelah Pura Pakualaman menerima dari pengadilan,” ucap Hasto.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply