Istri Yama Carlos Arfita Dwi Putri (Instagram @arfitadwip) Caption : Istri Yama Carlos Arfita Dwi Putri (Instagram @arfitadwip)
Kamis, 31 Agustus 2017 12:30 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Issue Share :

Dituding Lakukan Pencemaran Nama Baik, Istri Yama Carlos Disomasi

Arfita Dwi Putri disomasi seorang bernama Sesa dengan tudingan melakukan pencemaran nama baik lewat media sosial.

Jatengpos.com, JAKARTA – Istri Yama Carlos, Arfita Dwi Putri, kembali dirundung masalah usai menyelesaikan konflik rumah tangganya. Wanita yang akrab disapa Fita ini disomasi dari wanita bernama Sesa.

“Entah gimana, istri Yama dapat surat somasi dari saudari Sesa. Surat itu dikirim rekan kami Sunan Kalijaga,” kata kuasa hukum Fita, Henry Indraguna dalam sesi jumpa pers yang berlangsung di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir Okezone, Rabu (30/8/2017).

Dalam somasinya, Sesa menuding Fita telah melakukan pencemaran nama baik lewat media sosial. Istri Yama Carlos itu pun dikenakan Pasal 310 dan 311 KUHP jo Pasal 27 ayat (3) UU ITE.

Menanggapi surat somasi tersebut, Fita melalui Henry sudah memberikan jawaban. Menurut Henry selaku kuasa hukum, alasan somasi yang diajukan Sesa sama sekali tidak masuk akal.

“Kami beri jawaban, bahwa dalam somasi itu butir nomor 2, disebutkan dengan direct message. Jadi SMS langsung person to person. SMS Fita ke Sesa secara pribadi. Kalau dikembalikan lagi dengan pasal, mana bisa disangkakan Pasal 310. Jadi ini bertentangan sekali somasinya,” terang Henry.

Selain itu, Henry juga mempertanyakan keputusan Sesa yang turut mengirim surat somasi itu ke maskapai penerbangan tempat Fita bekerja. “Yang kedua, yang kami agak bingung. Karena ini kan urusan pribadi antara Fita dengan Sesa, kenapa harus dibawa-bawa ke maskapai?,” ucapnya.

“Kecuali saudari Sesa ketemu Fita di dalam pesawat, Fita bersikap kasar. Loh ini urusan pribadi yang diluar jam kerja, masak dikirimkan berkali-kali ke maskapai? Maksudnya apa? Supaya klien kami dipecat? Apa motivasinya?,” lanjut Henry.

Hal serupa juga diutarakan oleh Arfita Dwi Putri. Fita mengaku, dirinya sudah meminta maaf kepada Sesa apabila kata-kata yang ia sampaikan menyinggung perasaan. Oleh karenanya, Fita tetap berusaha meredam konflik tersebut. “Pastinya salah paham saja,” tuturnya.

Sedangkan untuk merespon tindakan dari Sesa, Fita bersama kuasa hukumnya ternyata juga mengambil langkah serupa. Fita melayangkan somasi balik terhadap Sesa untuk meminta maaf dan mencabut surat-surat yang dikirim ke maskapai tempatnya bekerja. “Ini surat sudah dikirimkan lebih dari satu kali, dan kami punya buktinya,” tandas Henry.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply