Anggota Polsek Banjarsari mengecek kondisi bus Eka di Terminal, Tirtonadi, Solo, yang rusak akibat dilempar warga di daerah Masaran, Sragen, Kamis (31/8/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Caption : Anggota Polsek Banjarsari mengecek kondisi bus Eka di Terminal, Tirtonadi, Solo, yang rusak akibat dilempar warga di daerah Masaran, Sragen, Kamis (31/8/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Kamis, 31 Agustus 2017 16:25 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

KISAH TRAGIS
Kena Lemparan Batu di Masaran Sragen, Sopir Bus Eka Meninggal

Sopir bus Eka, Misdi, meninggal dunia dunia setelah terkena lemparan batu.

Jatengpos.com, SOLO –Misdi, 51, warga Kampung Jetis RT 003/RW 003, Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, meninggal dunia, setelah terkena lemparan batu oleh warga saat mengemudikan bus Eka di daerah Masaran, Sragen, Kamis (31/8/2017).

Informasi dihimpun, kejadian tragis tersebut bermula saat bus PO Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Eka berpelat nomor S 7331 US yang dikendarai Misdi melaju dari arah Surabaya menuju Solo.

Setibanya di daerah Masaran, Sragen, warga berkumpul di pinggir jalan kemudian melemparkan batu ke arah bus yang dikemudikan Misdi, sekitar pukul 02.30 WIB.

Batu berukuran besar yang dilempar warga dari pinggir jalan tersebut menembus kaca bus bagian depan dan mengenai kepala Misdi. Misdi dalam kondisi luka parah sekuat tenaga tetap mengemudikan bus sampai di Terminal Tirtonardi, Gilingan, Banjarsari, Solo, sekitar pukul 04.00 WIB.

Setibanya di Terminal Tirtonardi, Misdi keluar dari bus meminta bantuan kepada orang di terminal agar diantarkan ke rumahnya. Misdi kemudian dibawa ke rumah sakit Panti Waluyo, Jajar, Laweyan, Solo, namun meninggal dalam perjalanan.

Kapolsek Banjarsari Kompol I Komang Sarjana, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengonfirmasi sopir bus Eka sebelum meninggal dunia mengalami luka parah pada bagian kepala akibat terkena lemparan batu berukuran besar.

“Tempat kejadian perkara pelemparan bus yang menewaskan sopir bus terjadi di Sragen. Penyelidikan kasus ini ditangani Polsek Masaran, Sragen. Kami masih mengamankan barang bukti berupa batu dan bus Eka di Terminal Tirtonadi,” ujar Komang saat dihubungi solopos.com.

Seorang penjaga Unit Gawat Daruat (UGD) RS Panti Waluyo yang enggan disebut namanya membenarkan pada pagi tadi ada pasien dengan kondisi luka parah di bagian kepala masuk rumah sakit. Namun, pasien sudah meninggal dunia dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply