Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua dari kanan) naik alat pemanen padi saat menghadiri penen raya padi di Kabupaten Batang, Jateng, Rabu (30/8/2017). (Instagram-@ganjar_pranowo) Caption : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua dari kanan) naik alat pemanen padi saat menghadiri penen raya padi di Kabupaten Batang, Jateng, Rabu (30/8/2017). (Instagram-@ganjar_pranowo)
Kamis, 31 Agustus 2017 08:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PERTANIAN JATENG
Hadiri Panen Raya di Batang, Ganjar Sebut Dirinya Ndesa

Pertanian di Batang, Jateng ditinjau Gubernur Ganjar yang lantas menyebut dirinya ndesa setelah menumpang mesin pemanen padi.

Jatengpos.com, BATANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menghadiri agenda pertanian berupa penen raya padi bertajuk Jajar Legowo Super Dalam Mendukung Swasembada Pangan di Kabupaten Batang, Jateng, Rabu (30/8/2017). Dalam kunjungannya itu, Ganjar menyebut dirinya sebagai orang desa atau yang juga kerap disebut ndesa.

Pernyataan itu dilontarkan Ganjar melalui halaman Facebooknya setelah dirinya naik mesin pemanen padi dan terlihat girang. “Ndeso yo ben. Siapa mau mbonceng?” tulis sang gubernur dengan mengunggah sebuah video. Dari video itu, alat pertanian berupa mesin pemanen padi menarik perhatian guberur Jateng yang lantas menaikinya.

Warga dunia maya (netizen) yang mengetahui video sang gubernur pun mengungkapkan rasa kagum mereka terhadap fungsi dari alat pemanen padi yang dinaiki Ganjar. Menurut mereka, sektor pertanian di Jateng telah mengalami kemajuan dengan hadirnya alat pemanen padi seperti yang dinaiki sang gubernur.

“Wow keren alatnya. Tapi sayang jeraminya harus terbuang sia-sia padahal di daerah Kebumen jerami dijadikn makanan sapi,” ungkap pengguna akun Facebook Kartika Fatma.

“Mesin potong padinya langsung jadi gabah di karung, kemajuan kerja cepat,” tulis pengguna akun Facebook Anica Putri Delima.

Terlepas dari anggapan dirinya sebagai orang ndesa, melalui akun Instagramnya, orang nomor wahid di Jateng itu mengungkapkan dengan hadirnya alat-alat pertanian seperti yang ia naiki, pertanian di Jateng akan naik kelas. “Pertanian ini kita dorong untuk naik kelas dengan merambah teknologi,” ungkap politikus PDIP tersebut.

Selain itu, lanjut Ganjar, jalinan komunikasi yang baik dengan penyuluh pertanian dan sentuhan teknologi akan membuat generasi masa depan bangga menjadi petani. “Penyuluh punya peran yang sangat penting untuk mendampingi. Yuk bangun komunikasi, ayo rembugan. Dengan sentuhan teknologi, anak cucu kita akan bangga menjadi petani. Ada yang punya cita-cita jadi petani? Petani itu hebat!” tandas Ganjar. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply