Hasil tenun berupa tas dan kain selempang kelompok usaha bersama Pelangi Sejati, Senin (28/8/2017). (Yohana Fitri Lestari/JIBI/Harian Jogja) Caption : Hasil tenun berupa tas dan kain selempang kelompok usaha bersama Pelangi Sejati, Senin (28/8/2017). (Yohana Fitri Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 31 Agustus 2017 03:26 WIB M97/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

UMKM SLEMAN
Tenun Khas Moyudan, Tradisi Turun Temurun yang Menjanjikan

UMKM Sleman di Moyudan menggiatkan usaha kain tenun

Jatengpos.com, SLEMAN – Kelompok usaha bersama Pelangi Sejati di Dusun Sejati Desa, Sumberarum, Moyudan menggiatkan kain tenun produk rumahan. Usaha ini sebagai pendorong perekonomian warga Sumberarum.

Kain tenun asli buatan tangan ibu rumah tangga di Dusun Sejati Desa sudah dirintis sejak dua tahun silam. Berawal dari hasil tenun biasa dan tradisi turun temurun, kini kain tenun menjadi lapangan usaha bagi warga terutama ibu-ibu di Dusun Sejati Desa.

Mayoritas ibu rumah tangga sudah memiliki mesin tenun sendiri, sehingga mereka dapat membuat kain di rumah masing-masing dan tidak mengganggu pekerjaan pokok mereka sebagai petani. Hasil tenun yang dibuat yakni selendang, dompet dan tas. Harga tiap hasil tenun berbeda bergantung pada model dan biaya produksi.

Alat tenun yang digunakan pun masih menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Harjiyah selaku bendahara dan pemasaran menyampaikan bahwa ada alasan tersendiri dalam menggunakan ATBM. “ATBM sebagai daya tarik wisatawan. Jadi bisa potensi desa wisata juga”, tegasnya (28/8/2017).

Sejauh yang dijelaskan Harjiyah, sudah banyak turis manca negara yang datang ke usaha bersama Pelangi Sejati untuk melihat proses produksi kain tenun. Hal itu menjadi peluang kelompok usaha bersama Pelangi Sejati menjadi semakin terkenal dan memacu semangat Harjiyah beserta
ibu yang lain untuk meningkatkan keahlian, kualitas dan kuantitas kain tenun.

Kain tenun dalam sekali produksi dapat mencapai 20-30 meter kain tanpa diselingi kegiatan lain. Bahan yang digunakan pun dari bahan alami yakni kulit mahoni, kulit secang dan daun indigo (fermentasi daun-daun).

Selain menyasar ibu rumah tangga sebagai pelaku produksi, kelompok usaha bersama Pelangi Sejati juga menyasar anak muda untuk bergabung dalam usaha tersebut. Harapannya usaha tersebut dapat menjadi lapangan usaha bagi pemuda. Jadi Desa Sumberarum dapat berkembang dengan peran dari anak muda.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply