Poster film Jomblo (Instagram @Hanungbramantyo) Caption : Poster film Jomblo (Instagram @Hanungbramantyo)
Sabtu, 30 September 2017 13:30 WIB JIBI/Solopos/Newswire Issue Share :

FILM JOMBLO
Jomblo Kisahkan Generasi Milenial Hadapi Status Lajang

Film Jomblo mengisahkan para pemuda lajang di generasi milenial.

Jatengpos.com, JAKARTA – Film Jomblo versi terbaru segera meluncur di bioskop Tanah Air. Mengisahkan generasi milenial berstatus lajang, Jomblo dibintangi oleh Ge Pamungkas, Richard Kyle, Arie Kriting, Deva Mahenra.

Agus (Ge Pamungkas), Doni (Richard Kyle), Bimo (Arie Kriting) dan Olip (Deva Mahenra) bertekad segera mengakhiri status jomblo mereka demi wisuda.

Meski malas, Doni si Don Juan selalu menjadi tempat curhat yang lain mengenai masalah menggaet lawan jenis, dan tidak segan turun tangan langsung untuk memuluskan usaha sahabatnya mendapatkan pacar.

Melepas ke-jomblo-an tidak semudah saran-saran Doni, pun status berpasangan tidak seindah yang dibayangkan. Doni, Agus, Bimo dan Olip sekali lagi harus menempuh ujian di tengah usaha melepas status jomblo dalam film baru versi para komika ini.

Sutradara Hanung Bramantyo sudah membuat film dari novel Adhitya Mulya itu pada 2006, dengan premis status lajang di masa kuliah sebagai hal yang memalukan.

Sementara film Jomblo yang sekarang mencakup mencari segala cara untuk mendapatkan pasangan, mulai dari berkenalan lewat media sosial sampai kopi darat di kampus sebelah.

Hanung, yang mengaku penggemar berat novel Jomblo, rupanya ingin “menebus dosa” di film terdahulu yang menurutnya seperti mengamini nilai yang kurang baik, yang dibawa oleh karakter Agus dan Doni.

“Doni dan Agus akhirnya bahagia, tapi, Olip dan Bimo enggak mendapatkan apa-apa. Saya merasa dosa besar di “Jomblo” pertama… Saya berusaha tebus di situ,” kata Hanung saat jumpa pers, Sabtu dini hari.

Perbedaan zaman juga membuat alur cerita film Jomblo lebih kompleks dari versi terdahulu. Kala itu, media sosial belum lazim digunakan dan interaksi belum sebebas masa kini.

Hanung mengaku kesulitan mengadposi kelucuan berinteraksi di media sosial ke dalam film, meski pun sebetulnya kehadiran para komika saja sudah membuatnya lucu.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply