Pesawat C-130 Hercules A-1301 sampai ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Jumat (29/9/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Caption : Pesawat C-130 Hercules A-1301 sampai ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Jumat (29/9/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 30 September 2017 13:20 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

WISATA SLEMAN
Akhirnya, Hercules TNI AU Sampai Jogja

Wisata Sleman pesawat hercules tiba di Jogja

Jatengpos.com, SLEMAN–Pesawat C-130 Hercules A-1301 sampai ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Jumat (29/9/2017) setelah melalui perjalanan selama tujuh hari 10 jam. Kendaraan pengangkut bodi pesawat militer ini sempat mengalami pecah ban hingga enam kali ketika berada di Wates, Kulonprogo.

Pesawat C-130 Hercules A-1301 sampai ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Jumat (29/9/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Pesawat C-130 Hercules A-1301 sampai ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Jumat (29/9/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Pesawat dengan bentang sayap 40 meter, panjang 30 meter, dan tinggi 10 meter ini dibawa dari Lapangan Udara Sulaiman, Bandung pada 22 September lalu dalam 10 truk tronton. Bodi pesawat sebagai bagian yang terbesar dan diangkut dengan truk ke sembilan kemarin sampai di Jogja dengan dikawal delapan personil TNI dan lima kru truk. Danlanud Adi Sucipto, Marsma TNI Novian Samyoga mengatakan pesawat ini akan menjadi tambahan koleksi museum.

“Guna melengkapi museum agar bisa makin menjadi museum yang kita harapkan dengan konsep edutainmen, edukasi dan entertainmen,” ujarnya kemarin. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang mendukung mobilitas koleksi museum ini selama perjalanan yang cukup jauh. Letkol Sus Dede Nasrudin, Kepala Museum Dirgantara mengatakan waktu angkut yang dibutuhkan ternyata lebih panjang dari perkiraaan.
“Perkiraan hanya empat sampai lima hari, ternyata sampai seminggu,” ujarnya. Menurutnya, hal ini dikarenakan sejumlah kendala yang terjadi selama proses perjalanan. Halangan ini umumnya berkaitan dengan ketinggian seperti pohon, kabel,dan jembatan. Bahkan, timnya harus mengalami pecah enam ban dalam tiga momen yang masing-masing hanya berselang 15 menit ketika masuk areal Wates, Kulonprogo.

Kendaraan ini umumnya berjalan dengan kecepatan lima sampai 10 kilometer per jam. Lebih lanjut, dikatakan jika pesawat ini merupakan salah satu kekuatan militer pertama di Indonesia. Pesawat angkut ini pertama kali mendarat di Kemayoran pada 1960 yang digunakan hingga 30 tahun kemudian. Alat transportasi ini menjadi bukti kekuatan diplomasi Bapak Bangsa Soekarno dengan Amerika Serikat sehingga Indonesia menjadi salah satu pengguna pertama jenis hercules di luar negara produsennya sendiri.

Pesawat C-130 Hercules A-1301 sampai ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Jumat (29/9/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Pesawat C-130 Hercules A-1301 sampai ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Jumat (29/9/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Letkol Sus Dede mengatakan jika selama masa pakainya pesawat ini telah digunakan dalam berbagai operasi militer seperti Trikora dan bantuan kemanusiaan salah satunya ke Afganistan. Diperkirakan perakitan pesawat ini akan memakan waktu selama dua sampai tiga bulan sampai berdiri di halaman museum. Dengan tambahan ini, total ada 49 pesawat yang sudah menjadi koleksi Museum Dirgantara. Sedianya masih akan ada tambahan 11 pesawat lagi yang datang ke Jogja dalam waktu yang berbeda-beda.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply