Suasana Rapat Koordinasi Capaian Kinerja OPD di Triwulan Ketiga 2017 di Bangsal Sewokoprojo, Selasa (31/10/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Caption : Suasana Rapat Koordinasi Capaian Kinerja OPD di Triwulan Ketiga 2017 di Bangsal Sewokoprojo, Selasa (31/10/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 31 Oktober 2017 20:22 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Badingah
Kalau Santai-Santai, Target Tak akan tercapai

Bupati Gunungkidul Badingah tidak puas dengan capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di triwulan ketiga 2017

Jatengpos.com, GUNUNGKIDUL– Bupati Gunungkidul Badingah tidak puas dengan capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di triwulan ketiga 2017. Pasalnya capaian yang diperoleh belum sesuai target yang diharapkan.

Sebagai gambaran, untuk capaian fisik di akhir September pemkab menargetkan sebesar 80,88%, sedang untuk penyerapan anggaran sebesar 70%. Namun faktanya target tersebut tidak dapat direalisasikan karena capaian fisik baru sebesar 58,4% dan penyerapan keuangan sebesar 44,7%.

“Ini masih jauh dari target yang diharapkan dan harus jadi perhatian bersama seluruh OPD di lingkup pemkab,” kata Badingah di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Capaian Kinerja Pemkab Triwulan Ketiga 2017 di Bangsal Sewokoprojo, Selasa (31/10/2017).

Menurut dia, seluruh OPD harus memperhatikan kinerja sehingga target di akhir tahun nanti dapat direalisasikan. Oleh karenanya, Badingah meminta kepada seuluruh OPD untuk meningkatkan kinerja yang dimiliki.

“Kalau tetap santai-santai target itu tidak akan pernah dicapai. Jadi harus diperbaiki sehingga apa yang telah direncanakan sejak awal dapat dipenuhi,” ungkapnya.

Untuk peningkatan itu, Badingah juga meminta kepada OPD untuk menjalin komunikasi yang intens dengan asisten maupun staf ahli yang menaungi.

Diharapkan dengan koordinasi tersebut dapat diketahui segala persolaan yang menghambat seperti yang terjadi pada capaian kinerja triwulan ketiga 2017.

“Saya tidak ingin rapor buruk tidak terulang karena menjadi pembahasan saat rapat koordinasi di tingkat provinsi,” tegas Badingah.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gunungkidul Azman Latif mengatakan, kinerja pemerintahan yang belum optimal di triwulan ketiga 2017 dipengaruhi kegiatan pengadaan barang dan jasa belum maksimal.

Dia mencontohkan, dari 1.572 paket yang terdiri dari lelang dan penunjukan langsung, masih ada 458 paket yang belum diselesaikan. Oleh karenanya, dia meminta kepada OPD yang bersangkutan agar memperhatikan proses pengadaan tersebut.

“Kekurangan pengerjaaan ini ada di seluruh OPD, namun dengan intensitas yang berbeda-beda,” kata Azman.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply