Caption : Pemain Rasta Ampel (jersey hijau putih) berebut bola dengan pemain Guyun Rukun Klaten (jersey putih merah) di babak final BMT Tumang Cup di Stadion Perjuangan Jaya Bersatu, Tumang, Cepogo, Boyolali, Minggu (29/10/2017). (Istimewa)
Senin, 30 Oktober 2017 00:25 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Boyolali Share :

BMT TUMANG CUP
Rasta Ampel Pertahankan Gelar Juara

BMT Tumang Cup diwarnai dengan Rasta Ampel yang menjadi juara.

Jatengpos.com, BOYOLALI — Rasta Ampel berhasil mempertahankan gelar juara turnamen sepak bola BMT Tumang Cup setelah di babak final menumbangkan Guyub Rukun Klaten di Stadion Perjuangan Jaya Bersatu Tumang, Cepogo, Boyolali, Minggu (29/10/2017) pagi.

Rasta Ampel menang atas Guyub Rukun Klaten melalui babak adu penalti. Itu adalah gelar kedua bagi Rasta Ampel yang diperoleh dalam dua tahun berturut-turut. Disaksikan hampir seribuan penonton, baik Rasta Ampel maupun Guyub Rukun tampil dengan kekuatan penuh. Rasta diperkuat eks pilar Persebi seperti Joko Tutuko, Noka Bhirawa, Sidiq Kuncoro dan eks pemain Persis Solo serta Sragen United Agung Wowot.

Sementara Guyub Rukun Klaten diperkuat eks Persitara Irwan Camelio, pemain PSIM Jogja Krisna Adi serta dua pemain PSS Sleman Wahyu Sukarta dan Candra Lukmana. Sementara top score dari Guyub Rukun, Basten Tri Pamungkas, yang juga eks pemain Persebi Boyolali tidak bisa bermain karena ada acara keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.

Dalam pertandingan itu, kedua tim sama-sama tampil terbuka. Jual-beli serangan terjadi, namun tidak ada gol yang tercipta dalam 2×45 menit. Pertandingan pun harus dilanjutkan melalui babak adu penalti.

“Di babak adu penalti, Rasta Ampel menang dengan skor 4-2. Dengan begitu, Rasta Ampel mampu mempertahankan gelar juara. Rasta Ampel berhak membawa pulang piala bergilir dari bahan tembaga dengan sepuhan emas senilai Rp7 juta dan uang pembinaan senilai Rp15 juta. Sementara Guyub Rukun mendapat trofi dan uang pembinaan senilai Rp9 juta,” ujar Ketua Panitia BMT Tumang Cup, Nursanto, saat dihubungi Solopos.com seusai pertandingan.

Basten yang sudah mencetak tiga gol dalam turnamen ini ditetapkan sebagai top scorer. Sementara Joko Tutuko dinobatkan sebagai pemain terbaik. Kedua pemain itu berhak mendapat replika sepatu dari bahan tembaga.

“Piala bergilir dengan sepuhan emas dan replika sepatu dari bahan tembaga itu dibuat oleh pengrajin lokal. Tumang memang terkenal sebagai pusat kerajinan tembaga dan kuningan. Kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang promosi produk kerajinan lokal yakni tembaga dan kuningan,” terang Nursanto.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply