Tampilan sirkuit Mijen yang disebut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sudah mencapai 44%. (Instagram-@official_pemkotsmg) Caption : Tampilan sirkuit Mijen yang disebut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sudah mencapai 44%. (Instagram-@official_pemkotsmg)
Minggu, 29 Oktober 2017 12:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

INFRASTRUKTUR SEMARANG
Warga Pengin Sirkuit Mijen Jadi Sirkuit Moto GP

Infrastruktur berupa sirkuit balap yang segera hadir di Mijen diharapkan netizen dapat dijadikan tempat untuk menggelar ajang Moto GP.

Jatengpos.com, SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang memamerkan kemajuan proyek pembangunan sirkuit balap di Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) melalui media sosial Instagram, Jumat (27/10/2017), membuat warganet yang mengetahuinya kegirangan.

Saking girangnya, mereka berharap sirkuit infrastruktur baru yang segera hadir di Kota Semarang itu dapat dijadikan lokasi berlangsungnya Moto GP. Bahkan, harapan instan ramai dilayangkan warganet agar sirkuit itu dapat menjadi lokasi ajang Moto GP pada 2019 mendatang.

“Wah, saget dingge menyelenggarakan Moto GP 2019 to pak wali @hendrarprihadi,” tulis pengguna akun Instagram @fahmiijamaludin.

“Pak @hendrarprihadi hebatt. Wellcome to Moto GP ditunggu pak biar bisa nonton live,” harap pengguna akun Instagram @jun_kim_won.

“Mantap. Semoga lekas tercapai dan mudah-mudahan Moto GP masuk circuit Semarang. Mantap,” tulis pengguna akun Instagram @jimi.maulana.

Meski mendapatkan komentar warganet yang ramai berharap ajang Moto GP bisa digelar di infrastruktur yang saat ini baru dibangun tersebut, Hendi—sapaan akrab wali kota Semarang—tak memberikan respons. Ia hanya menjelaskan pembangunan sirkuit baru di Kota Semarang itu sudah mencapai 44%.

“Pembangunan Sirkuit Balap Internasional di Semarang hari ini sudah mencapai 44 persen #SemarangSekarang,” tulis orang nomor wahid di ibu kota Jateng tersebut. Namun demikian, pernyataan Hendi yang mengklaim sirkuit tersebut bertaraf internasional tak senada dengan yang diungkapkan Humas Pemkot Semarang.

Melalui media sosial Instagram, Humas Pemkot Semarang menjelaskan sirkuit di Mijen itu bukan sirkuit bertaraf internasional, melainkan hanya sirkuit bertaraf nasional. “Semarang segera punya sirkuit panoramik kelas nasional,” tulis pengelola akun Instagram @official_pemkotsmg.

Sementara itu, sebagian netizen lainnya menduga lintasan balap itu hanya akan digunakan sebagai lokasi perlombaan sekelas road race, bukan Moto GP seperti yang diharapkan kebanyakan warganet. “Ini sirkuit sekelas road race, drag race, slalom. Bukan Moto GP/F1,” tulis pengguna akun Instagram @m.irsyadul_aqli.

“Mungkin gak sampe Moto GP,” timpal pengguna akun Instagram @sultn46.

Meski demikian, warganet yang mengaku sebagai warga Kota Semarang bangga lantaran tak lama lagi akan hadir sirkuit balap baru di kota yang mereka tinggali. Dikabarkan Kantor Berita Antara, Hendi menargetkan pembangunan infrastruktur berupa sirkuit baru di Kota Semarang yang memiiliki panjang 2,7 km di lahan 5,1 ha itu selesai pada 2018 mendatang. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply