Ilustrasi mayat (JIBI/Solopos/Antara/Dok.) Caption : Ilustrasi mayat (JIBI/Solopos/Antara/Dok.)
Senin, 30 Oktober 2017 12:35 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

Ini Penyebab Meninggalnya Mahasiswa di Kamar Indekos Pajang Solo

Seorang mahasiswa ditemukan meninggal dunia di kamar indekos wilayah Pajang, Laweyan, Solo.

Jatengpos.com, SOLO — Polsek Laweyan Solo memastikan tidak ada unsur kesengajaan terkait meninggalnya Erik Lukmawan, 26, seorang mahasiswa asal Magetan, Jatim, di kamar indekosnya di wilayah Pajang, Laweyan, Minggu (29/10/2017).

Hasil pemeriksaan memastikan Erik meninggal karena penyakit jantung. Sementara itu, keluarga Erik telah datang untuk mengambil jenazahnya dan akan dimakamkan di kampung halaman di Magetan, Jatim, Senin (30/10/2017). (Baca: Mahasiswa Solo Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Indekosnya) 

Kapolsek Laweyan Kompol Santoso mewakili Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo mengatakan polisi selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu malam. Jasad Erik dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi, Jebres, untuk diautopsi.

Namun, orang tua Erik tidak berkenan jasad Erik diautopsi. “Kami tidak jadi melakukan autopsi jasad korban di rumah sakit karena keluarga tidak setuju,” ujar Santoso saat dihubungi Solopos.com, Senin.

Santoso menjelaskan keluarga Erik saat dimintai keterangan penyidik Polsek Laweyan menceritakan Erik memang memiliki riwayat sakit jantung. Hasil olah TKP di lokasi kejadian juga tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

Polisi juga menemukan resep obat dari dokter spesialis jantung di kamar Erik.
“Kami sudah menyerahkan jenazah korban kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya pada hari ini [Senin],” kata dia.

Ia menambahkan polisi setelah memastikan Erik meninggal karena sakit jantung langsung mencopot garis polisi yang sebelumnya dipasang di rumah indekos. Sementara itu, Bagian Humas Universitas Islam Batik (Uniba) Solo, Fitri Satya Marwati, mengatakan setelah mendapatkan informasi dari Polsek Laweyan langsung mengecek data kemahasiswaan Erik Lukmawan di kampus pada Senin.

Hasil pengecekan ternyata Erik tidak tercatat sebagai mahasiswa Uniba Solo. Erik tercatat sebagai mahasiswa di perguruan tinggi swasta (PTS) lain di Solo. “Kami sudah mengecek di bagian kemahasiswaan tidak ada nama dia [Erik] di Uniba,” kata dia.

Erik Lukmawan, 26, diketahui merupakan warga Dusun Claket RT 018 /RW 002, Desa Bulugunung Plaosan, Magetan, Jatim, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar indekos di Kampung Tunggulsari RT 003 /RW 016, Pajang, Laweyan, Minggu pukul 17.00 WIB. Erik ditemukan di dalam kamar indekos oleh pemilik indekos saat mencoba membangunkan Erik agar memindahkan sepeda motor yang diparkir di luar tempat indekos.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply