Band rock legendaris Godbless mengibur penggemarnya saat tampil pada serangkaian acara Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) dan HUT ke-58 Ormas Pemuda Pancasila di Benteng Vastenburg, Solo, Minggu (29/10/2017) malam. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Caption : Band rock legendaris Godbless mengibur penggemarnya saat tampil pada serangkaian acara Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) dan HUT ke-58 Ormas Pemuda Pancasila di Benteng Vastenburg, Solo, Minggu (29/10/2017) malam. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Selasa, 31 Oktober 2017 21:30 WIB Ika Yuniati/JIBI/Solopos Nada Share :

Meriahkan HUT Pemuda Pancasila, God Bless Luar Biasa

Grup rock God Bless mengguncang Benteng Vastenburg, Minggu (29/10/2017), dalam rangka HUT Pemuda Pancasila.

Jatengpos.com, SOLO–Semangat ribuan penonton sudah mulai terpacu saat band power metal Lord Symphony membuka panggung pergelaran Pemuda Pancasila di Benteng Vastenburg, Minggu (29/10/2017) malam. Penonton dari Soloraya dan sekitarnya tersebut ikut berjingkrak
mendengarkan deretan nomor lagu andalan grup musik andalan Solo tersebut.

Sempat redam sebentar saat Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo memberikan sambutan, barisan penggemar musik rock ini kembali menggelora saat band idola mereka God Bless memasuki panggung. Ahmad Albar yang hanya ditemani sang gitaris Ian Antono, dan basis Donny Fattah membakar semangat massa dengan lagu Kepada Perang. Suara tinggi sang vokalis membawa ribuan penonton terbawa suasana. Mereka mulai ikut berjingkrak dan koor bersama.

Kemegahan panggung utama turut mengokohkan kebesaran grup legendaries Tanah Air ini. Malam itu ribuan penggemar seolah diajak bernostalgia mengenang kejayaan God Bless dengan deretan nomor lagu andalan mereka. Sebut saja Kehidupan, Menjilat Matahari, Rumah Kita, Bis Kota, Srigala Jalanan, hingga Bara Timur.

Ahmad Albar Cs memang tak ada matinya. Mereka merampungkan lima belas lagu selama hampir satu setengah jam tanpa jeda. Sang rocker gaek beberapa kali bernyanyi sambil bergaya seolah-olah tengah berlari. Di pertengahan acara ia sedikit menurunkan tensi. Ahmad Albar mengajak Ian menggeber Syair Kehidupan hanya dengan iringan gitar akustik. Diikuti sing along penonton menyemangati sang idola.

“Yang sekarang saya dan Antono siapkan akustik gitarnya. Dan saya masih butuh bantuan anda semuanya. Mungkin masih ingat sama lagu ini Syair Kehidupan,” kata dia.

Saat melantunkan lagu di album terbarunya, penyanyi berusia 71 tahun ini mengajak penonton selalu menjaga nasionalisme. Lewat nomor lagu Damai ia berharap Indonesia selalu damai dan bersatu dalam segala hal. Harapannya diamini ribuan massa yang masih terjaga semangatnya hingga pentas rampung yang Yang ditutup Ahmad Albar dengan Semut Hitam di pengujung acara.

Album ketiga God Bless yang dirilis 1988 tersebut sekaligus mengakhiri serangkaian acara Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) dan HUT Ke-58 Ormas Pemuda Pancasila di Solo. Panitia mengklaim acara yang juga didukung Gong Music Entertainment ini dihadiri sedikitnya 10.000 loyalis God Bless.

“Semangat mereka [God Bless], skill musik dan pesona panggung mereka itu benar-benar menunjukkan kalau mereka legend. Saya sampai enggak bosan menonton Ahmad Albar meskipun berkali-kali,” kata salah satu penonton asal Boyolali, Zahrotun Nafiah, 22.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply