Sejumlah juru ukur tanah bergegas melakukan pengukuran lahan eks Bioskop Indra oleh Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Jalan Margo Mulyo tepat di depan Pasar Beringharjo Yogyakarta, Senin (30/10/2017). Caption : Sejumlah juru ukur tanah bergegas melakukan pengukuran lahan eks Bioskop Indra oleh Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Jalan Margo Mulyo tepat di depan Pasar Beringharjo Yogyakarta, Senin (30/10/2017). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 30 Oktober 2017 16:55 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Pemda DIY Lakukan Pengukuran Lahan Eks Bioskop Indra, Untuk Apa?

Pemerintah Daerah DIY melakukan pengukuran lahan dan pengambilan sampel tanah di  bangunan eks Bioskop Indra, Senin (30/10).

 

Jatengpos.com, JOGJA –Pemerintah Daerah DIY melakukan pengukuran lahan dan pengambilan sampel tanah di  bangunan eks Bioskop Indra, Senin (30/10/2017).

Namun, langkah tersebut dikecam oleh Sukrisno Wibowo yang mengaku sebagai ahli waris gedung yang berdiri sejak zaman Hindia Belanda itu. Ia mengaku akan segera mengambil langkah hukum.

Pengukuran lahan dan pengambilan sampel tanah merupakan tahap awal dari pembuatan Detail Engineering Design (DED) pembangunan kembali gedung itu.

“Prinsipnya Indra sudah punya pemda DIY. Gubernur mengatakan jalan terus. Ini sebagai tahap awal. Setelah selesai DED, akan dibuat gambar untuk bahan konstruksi tahun-tahun berikutnya,” kata Plt Kepala Dinas Pekerjaaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM), M. Mansyur di Kompleks Kepatihan.

Namun, Mansur enggan membeberkan rencana terkait penggunaan gedung tersebut. Ia hanya mengatakan Pemda DIY akan membangun kembali bangunan eks Bioskop Indra. Perkara akan digunakan untuk apa, ia mengatakan akan dipikirkan nanti.

Ketika para wartawan menanyakan, Apakah gedung itu akan dijadikan tempat parkir? Ia menjawab tidak. Mansur tak memberi jawaban secara terang benderang “Kira kira tiga lantai [bangunannya]. Perkara fungsinya nanti. Tidak untuk parkir. Kan masih ada PKL [Pedagang Kaki Lima] yang perlu difasilitasi,” tambahnya.

Sebelumnya, kepada surat kabar ini, ia sempat menyatakan tidak akan mengubah total fungsi bangunan bekas Bioskop Indra. Fungsinya tak akan jauh-jauh dari kesenian dengan membangun panggung sederhana dengan konsep amphiteater.

Namun, Mansur menegaskan, nantinya ketika bangunan sudah selesai dibuat, peruntukkan utamanya adalah untuk menampung PKL, khususnya mereka yang menjual barang-barang basah macam kuliner.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply