Arif Budiantoro, korban kebakaran di Gedongkiwo, Mantrijeron, Jogja menunjukkan bekas warung makannya yang ludes terbakar, Minggu (29/10/2017). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja) Caption : Arif Budiantoro, korban kebakaran di Gedongkiwo, Mantrijeron, Jogja menunjukkan bekas warung makannya yang ludes terbakar, Minggu (29/10/2017). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja)
Minggu, 29 Oktober 2017 16:20 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Sembilan Kendaraan dan Warung Makan Ludes Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran terjadi di Mantrijeron, Jogja, Minggu (29/10/2017).

Jatengpos.com, JOGJA— Warung makan di Dusun Gedongkiwo, Mantrijeron, Jogja ludes terbakar, Minggu (29/10/2017). Tak hanya membakar bangunan, si jago merah juga melahap delapan buah sepeda motor serta satu buah kendaraan roda tiga.

Kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WIB. Listrik di rumah korban bernama Arif Budiantoro yang menyatu dengan warung makan padam. Ia awalnya menduga, listrik padam akibat putusnya sambungan listrik dan merupakan hal biasa. Namun saat dirinya beranjak dari dapur untuk mengecek sambungan listrik, ia melihat gazebo warung makan miliknya sudah diselimuti api. “Mau dihidupkan sekring listrik, saya sudah lihat api,” ungkap Arif Minggu (29/10/2017)

Si jago merah dengan cepat melahap rumahnya. Tiupan angin serta bahan bakar kendaraan bermotor yang berada di teras rumahnya makin membuat api membesar. “Bensin motor sama yang di atap itu angin kencang [menyebabkan api makin besar],” jelas dia.

Kebakaran yang berlangsung selama satu jam itu membuat keluarganya tak lagi mempunyai penghasilan karena warung makan yang menjadi tumpuan hidupnya telah habis terbakar. Adapun kerugian lainnya berupa delapan kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda tiga. Sedangkan rumah tempat tinggal terbakar sebagian. “Ada lima orang keluarga, delapan orang karyawan di rumah,” jelasnya lagi.

Meski mata pencaharian keluarganya telah hilang, Arif masih bersyukur karena api yang berasal dari rumahnya itu tidak menjilat rumah tetangganya. Lebih penting lagi kata dia karena keluarganya selamat. “Itu kan dari atap [angin kencang], mepet dengan rumah lain, alhamdulillah tidak sampai ke tetangga,” tutur dia.

Kapolsek Mantrijeroc, Kompol Agus Setya Budi menuturkan, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik. “Bau kabel dan terjadi kebakaran, Cepat sekali,” jelasnya.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply