Polisi mengamankan barang bukti berupa nomor polisi, kunci mobil, dan STNK dengan nomor polisi Bandung, Rabu (31/1/2018). (Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi) Caption : Polisi mengamankan barang bukti berupa nomor polisi, kunci mobil, dan STNK dengan nomor polisi Bandung, Rabu (31/1/2018). (Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi)
Rabu, 31 Januari 2018 12:55 WIB Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Pencuri Mobil Avanza Diringkus Polres Bantul

Motif ketiga pelaku adalah dendam

Jatengpos.com, BANTUL-Satreskrim Polres Bantul meringkus tiga tersangka pencurian mobil avanza nomor polisi BM 1044 NW yaitu ND, MA, dan RP. Motif ketiga pelaku adalah dendam karena uang pegadaian mobil orang tua tak kunjung dibayar oleh korban.

Kasatreskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, pencurian mobil terjadi pada Jumat (26/1/2018). Kronologi kejadian bermula saat korban mendengar suara mesin mobilnya menyala. Saat korban keluar dari rumah, mobilnya sudah lenyap. Korban mencoba mengejar pelaku, tetapi kehilangan jejak di ring road utara. “Korban lapor ke Polsek Kasihan, kita tindak lanjuti ke TKP, kami lakukan pendalaman dan kami menemukan saksi,” kata Anggaito, Rabu (31/1/2018).

Menurut pengamatan saksi, dia melihat tiga tersangka sedang sibuk mengganti nomor polisi mobil korban dengan plat nopol B 1689 GKE. Setelah ditanya, saksi mengatakan kemungkinan tersangka pergi ke Cilacap karena asal tersangka RP dari Cilacap. Namun setelah dihampiri, tersangka kabur. Menurut penyelidikan, ternyata tersangka kabur ke Bandung.

“Tersangka meminjam plat nomor dan STNK mobil lain, tetapi kami koordinasi dengan jajaran polsek di Bandung, akhirnya berhasil kami tangkap,” kata Anggaito.

Pelaku RP mengaku menyimpan dendam pada korban. Pasalnya mobil avanza tersebut digadaikan oleh orang tuanya kepada korban pada 2016. Seharusnya, korban segera memberi orang tuanya uang sebesar Rp34 juta, tetapi hingga kini tak kunjung dipenuhi. Akhirnya pelaku berniat untuk mencuri mobil tersebut. Akibat perbuatannya ketiga pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply