Ilustrasi berita hoax (Holy Kaw!) Caption : Ilustrasi berita hoax (Holy Kaw!)
Rabu, 31 Januari 2018 14:35 WIB JIBI/Solopos/Antara Peristiwa Share :

PILKADA 2018
Kemenkominfo, KPU, dan Bawaslu Kerja Bareng Melawan Hoaks

Pilkada 2018, tiga lembaga bekerja sama untuk melawan hoaks dan ujaran kebencian.

Jatengpos.com, JAKARTA — Tiga instansi berkolaborasi untuk melawan maraknya hoaks dan ujaran kebencian di media sosial pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Ketiga lembaga itu meliputi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Kerja sama melawan hoaks dan ujaran kebencian tertuang dalam nota kesepakatan aksi yang ditandatangani Menkominfo Rudiantara, Ketua KPU Arief Budiman, dan Ketua Bawaslu Abhan di Kantor Bawaslu Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Ketua KPU Arief Budiman menuturkan kolaborasi antarinstansi dan lembaga pemerintah itu, salah satunya dilaksanakan untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi pengguna media sosial dan internet pada tahun politik 2018.

“Sarana ini juga sangat penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap peserta pemilu,” tutur dia.

Abhan menambahkan kolaborasi tersebut juga ditujukan untuk menghadirkan perhelatan pemilihan kepala daerah yang berimbang dan bertanggung jawab.

“Kerja sama ini diharapakan dapat melindungi pemilih dari penyebarluasan berita bohong dan ujaran kebencian. Hak pemilih di pilkada juga jadi terjamin,” tambah dia.

Kesepakatan aksi ini juga mengatur tugas masing-masing instansi dan lembaga, terkait penanganan hoaks dan ujaran kebencian pada Pilkada 2018.

KPU berperan dalam menginformasikan data-data terkait kampanye, di antaranya tim, petugas, serta akun-akun media sosial yang digunakan peserta pemilu sebagai alat sosialisasi.

Selanjutnya, data dan informasi tersebut akan menjadi acuan bagi Bawaslu untuk melakukan pengawasan terkait pelanggaran di lapangan, maupun adanya konten negatif yang dimuat di media sosial dalam pelaksanaan kampanye.

Kemenkominfo memiliki tugas menindaklanjuti konten internet yang bertentangan dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply