Panitia menyiapkan lintasan untuk event Solo Bike Party di kompleks Solo Techno Park (STP) Jebres, Solo, Selasa (27/2/2018). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Caption : Panitia menyiapkan lintasan untuk event Solo Bike Party di kompleks Solo Techno Park (STP) Jebres, Solo, Selasa (27/2/2018). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Rabu, 28 Februari 2018 15:00 WIB Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos Solo Share :

Lomba Mini Downhill Solo Bike Party Digelar di STP, Catat Tanggalnya

Solo Bike Party akan digelar di STP Solo 3-4 Maret 2018.

Jatengpos.com, SOLO —  Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Solo bakal mengadakan Solo Bike Party di Kompleks Solo Techno Park (STP) Jebres, Solo, Sabtu-Minggu (3-4/3/2018).

Sedikitnya 150 peserta dari berbagai daerah bakal berpartisipasi dalam event yang kali pertama diselenggarakan tersebut.

Sekretaris Dispora Solo, Radik Karyanto, mengatakan kegiatan itu adalah wujud pembinaan, khususnya bagi para penggemar olahraga sepeda gunung dan BMX untuk bisa menyalurkan minat dan bakat mereka.

Hal itu tak terlepas dari fakta banyaknya penggemar olahraga sepeda gunung di Kota Bengawan. “Tahun 1990-an sudah ada komunitas pecinta olahraga sepeda gunung. Kami melestarikan tradisi masyarakat tersebut,” ujarnya saat ditemui di STP, Selasa (27/2/2018).

Dispora dan panitia memilih STP karena kontur tanah STP sesuai dengan karakter olah raga sepeda downhill dan cross country. Selain itu, pihaknya ingin mengenalkan STP bagi kalangan muda.

“STP ini kan pusat pengembangan keterampilan dan pengetahuan khususnya bagi generasi muda,” tuturnya.

Ia mengatakan peserta tak hanya dari Solo, tetapi Soloraya bahkan sampai Pati, Kudus, dan Gunungkidul.

“Ini agenda pertama di Solo. Semoga event ini bisa berlanjut jadi event tahunan. Harapan kami seperti itu karena teman-teman pegiat olahraga bersepeda bersemangat menyelenggarakan event semacam ini,” ungkapnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Solo Bike Party, Herman Prijono, mengatakan lintasan yang akan dilalui peserta memiliki panjang 900-an meter. Oleh karenanya, event itu masuk kategori mini downhill.

“Kalau downhill panjang lintasan minimal 1.500 meter,” kata dia saat diwawancarai solopos.com di STP, Selasa.

Ia mengungkapkan komunitas pesepeda tahun lalu menyelenggarakan lomba di Jenggrik Play Ground, Plesungan, Karanganyar. Dalam diskusi dengan Dispora, event serupa tahun ini tak mungkin dilakukan di sana karena kegiatan dibiayai oleh Pemkot Solo.

“Lokasi STP memungkinkan dibuat lintasan. Makanya namanya Solo Bike Party,” katanya.

Sementara itu, Race Director Solo Bike Party, Bagus “Kenthus” Budi Setiawan, mengatakan kendala yang mungkin dihadapi adalah curah hujan tinggi menjelang pelaksanaan lomba. Namun, pihaknya sudah mencoba trek dan berupaya membuat lintasan seaman mungkin bagi peserta. “Ini sudah saya coba tiga kali,” kata atlet sepeda asal Solo tersebut.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply