Ilustrasi pencuri/maling. (Whisnupaksa Kridangkara/JIBI/Solopos) Caption : Ilustrasi pencuri/maling. (Whisnupaksa Kridangkara/JIBI/Solopos)
Kamis, 15 Februari 2018 14:00 WIB Kurniawan/JIBI/Solopos Sragen Share :

PENCURIAN SRAGEN
Ban Mobil Bocor, Rp300 Juta Milik Juragan Beras Raib Digondol Maling

Pencurian Sragen, juragan beras asal Sukoharjo menjadi korban pencurian.

Jatengpos.com, SRAGEN — Seorang juragan beras, Endro Ibnu Darmawan, 38, warga Desa Mertan, Bendosari, Sukoharjo, menjadi korban pencurian dengan pemberatan (curat) di jalan raya timur kilometer 4-5 Ngrampal, Sragen, tepatnya di depan Toko UD Barokah, Dukuh Benersari RT 026, Desa Bener, Ngrampal, Sragen, Rabu (14/2/2018).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat korban dalam perjalanan menuju Mlale, Jenar, Sragen. Sebelumnya, sekitar pukul 15.30 WIB korban mengambil uang Rp300 juta di BNI Cabang Sragen. Setelah itu korban melanjutkan perjalanan ditemani seorang rekan dengan mobil Kijang Inova.

Korban bermaksud ke Mlale untuk membayar beras. Tapi sesampainya di depan UD Barokah korban menghentikan laju kendaraannya lantaran ban kirinya bocor. Sejurus kemudian korban turun dari mobil untuk mengganti ban mobil. Saat sedang mengganti ban ada minibus melintas.

Saat itu sopir minibus memberitahu korban ada orang sedang mengambil tasnya dari dalam mobil. Benar saja saat itu korban melihat ada orang yang kabur sembari membawa tasnya. Tapi korban tidak bisa berbuat banyak.

Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Ngrampal. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, melalui Kapolsek Ngrampal, AKP Budiono, saat dihubungi solopos.com melalui ponsel, Kamis (15/2/2018), mengonfirmasi kejadian tersebut.

Menurut dia pihaknya masih menyelidiki kejadian itu.”Keterangan korban dan para saksi sudah kami himpun. Tapi pelaku belum berhasil kami tangkap. Kami masih melakukan penyelidikan. Jadi korban ini adalah juragan beras. Dia bermaksud membayar beras di Mlale, Jenar,” dia menjelaskan.

AKP Budiono mengatakan berdasarkan pemeriksaan petugas diketahui ada dua paku payung di ban mobil korban yang bocor. Dari temuan tersebut diduga pelaku sudah membuntuti korban sejak dari bank. “Kemungkinan korban sudah dibuntuti. Pelakunya kami perkirakan lebih dari satu orang,” ujar dia.

Ihwal modus kejahatan pelaku menurut AKP Budiono dengan menghampiri mobil yang sedang berhenti di pinggir jalan untuk mengganti ban. Setelah itu pelaku langsung membuka pintu mobil yang tidak terkunci dan mengambil barang-barang berharga milik korban.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply