Kedua paslon Pilgub Jateng saat menggelar kampanye damai di Semarang, Minggu (18/2/2018). (JIBI/Bisnis/Alif N.R.) Caption : Kedua paslon Pilgub Jateng saat menggelar kampanye damai di Semarang, Minggu (18/2/2018). (JIBI/Bisnis/Alif N.R.)
Minggu, 18 Februari 2018 21:50 WIB Alif Nazzala Rizqi/JIBI/Bisnis Semarang Share :

PILKADA 2018
Deklarasi Kampanye Damai, 2 Paslon Pilgub Jateng Keliling Semarang

Pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 diisi kegiatan deklarasi kampanye damai oleh dua paslon.

Jatengpos.com, SEMARANG – Deklarasi kampanye damai yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah (Jateng) di Semarang, Minggu (18/2/2018) dimanfaatkan dua pasangan calon (paslon) yang terlibat kontestasi politik pada pemilihan kepala daerah (pilkada) atau tepatnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng untuk menyapa pendukungnya.

Kedua paslon, Ganjar Pranowo-Taj Yasin, dan Sudirman Said-Ida Fauziyah, menyapa simpatisannya dengan cara berkeliling pusat Kota Semarang menggunakan mobil bak terbuka atau pikap.

Kedua paslon itu menggelar konvoi mulai dari depan Kantor KPU Jateng di Jl. Veteran No.1 A, menuju Bundaran Tugu Muda, Jl. Pandanaran, kemudian memutari Simpang Lima, menuju Jl. Pahlawan, dan kembali ke kantor KPU.

Semua tim pemenangan serta para pimpinan parpol pengusung kedua paslon pilkada atau Pilgub Jateng 2018 ikut berkonvoi dengan mobil partai masing-masing.

Kedua paslon Pilgub Jateng saat menggelar kampanye damai di Semarang, Minggu (18/2/2018). (JIBI/Bisnis/Alif N.R.)

Kedua paslon Pilgub Jateng saat menggelar kampanye damai di Semarang, Minggu (18/2/2018). (JIBI/Bisnis/Alif N.R.)

Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo, mengatakan kedua paslon telah melontarkan janji untuk menggelar kampanye secara damai.

“Ini kesekian kali agar Pilgub Jateng berjalan damai, sesuai komitmen kita becik tur nyenengke. Proses ini penting karena momentumnya kampanye pilgub. Sehingga di arena terbuka yang mempertemukan paslon dengan para pemilih, maka bisa sekalian publik mencatat visi dan misi,” kata Joko.

Kampanye damai juga dimeriahkan dengan melepaskan beberapa ekor merpati sebagai simbol kedamaian selama pelaksanaan Pilkada 2018.

Salah seorang komisioner KPU Jateng, Muslim Aisha, menyatakan ada beberapa faktor yang patut dicermati selama kampanye berlangsung.

“Seperti yang kita tahu bersama-sama, kampanye harus berjalan damai, tidak mengandung unsur hoax, antipolitik uang (money politic) dan anti-SARA,” tegasnya.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply