Caption : Rumah Tara Asih Wijayani di Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (28/2/2018). (JIBI/Irwan A. Syambudi)
Rabu, 28 Februari 2018 20:20 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Warga Sleman yang Ditangkap karena Kasus Hoax Tidak Bersosialisasi sejak Bercerai

Tara Asih Wijayani, 40, warga Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman ditangkap Polda Jawa Barat lantaran menyebarkan berita bohong.

 
Jatengpos.com, SLEMAN– Tara Asih Wijayani, 40, warga Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman ditangkap Polda Jawa Barat lantaran menyebarkan berita bohong atau hoax.

Baca juga : Warga Sleman Ditangkap Polda Jabar karena Kasus Hoax, Ini Kata Tetangga

Perempuan yang diduga merupakan anggota kelompok Muslin Cyber Army (MCA) dikenal tidak pernah bersosialisasi.

Kepala Dusun Krajan, Arifin Nur Hamzah kepada wartawan membenarkan bahwa Tara adalah warganya. Namun ia baru tahu Tara tertangkap polisi ketika wartawan mulai silih berganti menemui dirinya.

“Dengar-dengar [pekerjaannya] memang dosen UII dan beberapa kampus lain juga. Aslinya dari Jakarta. Pindah ke sini sudah sekitar 25 tahun. Kalau rumah yang ditempati itu milik ibunya, sebelum pindah Jakarta. Kalau di sini tidak ada saudara, semuanya di Jakarta,” ungkpanya, Rabu (28/2/2018).

Arifin menjelaskan, Tara sendiri memiliki tiga anak laki-laki dan yang paling bontot adalah perempuan. Anak pertamanya telah menikah belum lama ini, satu bekerja, dan dua masih sekolah masing-masing kuliah dan SMK.

Semenjak bercerai dari suaminya lima tahun lalu, Tara pun tinggal berdua bersama anaknya yang masih sekolah.

Dan semenjak bercerai sekitar lima tahun lalu, Tara menjadi pribadi yang tertutup dan tidak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan di kampung seperti pengajian dan lain-lain.

“Dulu sebelum bercerai masih ikut kegiatan bersama warga,” katanya.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply