Penyanyi dangdut, Vela, menyanyikan Sejuta Luka dalam acara Demam Liga Dangdut Indonesia (Lida) di Robinson Department Store, Purwosari, Solo, Minggu (25/3/2018). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Caption : Penyanyi dangdut, Vela, menyanyikan Sejuta Luka dalam acara Demam Liga Dangdut Indonesia (Lida) di Robinson Department Store, Purwosari, Solo, Minggu (25/3/2018). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Senin, 26 Maret 2018 17:43 WIB Ika Yuniati/JIBI/Solopos Nada Share :

6 Biduan Dangdut Menggoyang Solo dalam Konser Demam Lida

Konser musik Lida digelar di Solo.

Jatengpos.com, SOLO — Finalis Liga Dangdut Indonesia (Lida) Jawa Tengah (Jateng) dan jebolan Dangdut Academy (D’Academy) Indosiar “menggoyang” Kota Solo, Minggu (25/3/2018).

Lida Jateng diwakili; Desti, Yunita, dan Vela. Sedangkan perwakilan D’Academy Indosiar diwakili; Nisa, Raiga, dan Ika. Keenam bintang dangdut itu menghibur masyarakat dalam serangkaian acara bertajuk Demam Lida di halaman Robinson Department Store, Purwosari.

Cuaca panas tak menyurutkan para biduan untuk pentas. Mereka semangat menggeber cover lagu hits di tangga teratas musik dangdut seperti Jarang Goyang, Sayang, dan Kanca Mesra. Senyum merekah terlihat dari wajah para penyanyi muda tersebut melihat antusiasme penonton yang datang.

Ratusan orang menyemut di dekat panggung. Mereka merespons irama musik dengan berbagai cara. Ada yang hanya mengangguk-anggukkan kepala, menggerakkan kaki dan tangan, atau bergoyang kegirangan.

Jebolan D’Academy 3, Nisa, berbinar melihat antusiasme pencinta dangdut Kota Solo meski tak sampai memenuhi halaman. Ia mengucapkan terimakasih atas sambutan masyarakat yang menurutnya cukup meriah.

“Pecah banget acara hari ini. Senang bisa menghibur masyarakat Solo, apalagi saya juga dari Solo. Semoga ke depan semakin banyak kandidat bintang dangdut dari Solo agar semakin memajukan musik Indonesia,” kata penyanyi asal Solo yang sekarang tinggal di Jakarta ini.

Siang itu Nisa membawakan empat cover lagu dangdut dan pop yang diaransemen dengan musik dangdut. Di antaranya Sayang yang dipopulerkan Via Vallen, Asal Kau Bahagia milik Armada, dan Kanca Mesra.

Demam Lida merupakan panggung apresiasi bagi para finalis Lida provinsi yang telah tereliminasi. Sekaligus persembahan stasiun televisi Indosiar untuk masyarakat pencinta dangdut yang setia menonton program-program mereka.

“Ini bentuk terima kasih Indosiar kepada masyarakat yang telah begitu setia dengan program-program dangdut yang ditayangkan di Indosiar. Termasuk Lida yang berhasil mengukuhkan sebagai program pencarian bakat dangdut terbesar di dunia saat ini,” klaim Head of Program Communication Verno Nitiprodjo, Minggu.

Panggung Demam Lida tak hanya di Solo. Sebelumnya mereka menggelar acara serupa di Cirebon, Pekalongan, Sidoharjo, dan Gresik. Selanjutnya program offair ini akan berlanjut di Salatiga, Lampung, dan Makassar.

Lida adalah ajang pencarian bakat menyanyi dangdut yang disiarkan langsung di Indosiar. Finalis utama Lida berjumlah 34 orang yang mewakili masing-masing provinsi di Indonesia. Dilansir dari liputan6.com, Jumat (23/3/2018) acara ini memasuki konser Final Top 20 atau konser 20 besar.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply