Ilustrasi digital (Dok/JIBI) Caption : Ilustrasi digital (Dok/JIBI)
Rabu, 28 Maret 2018 05:00 WIB Kolom Share :

GAGASAN
Penyiaran untuk Ekonomi Rakyat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (13/3/2018). Esai ini karya Harliantara, doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran Bandung dan fasilitator di Encourage Training Center Bandung untuk  keterampilan komunikasi. Alamat e-mail penulis adalah harleyprayudha@yahoo.com.

Jatengpos.com, SOLO--Direktur Utama TVRI Helmi Yahya akan menghidupkan kembali program acara Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa (Kelompencapir).

Program kelompencapir adalah acara pertemuan untuk petani dan nelayan di Indonesia yang dicetuskan pada masa pemerintahan Presiden Suharto. Kegiatan ini mengikutkan para petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berprestasi dari berbagai daerah.

Program kelompencapir zaman now diharapkan menjadi sarana untuk membangun kualitas komunikasi antara petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM dengan para stakeholders.

Untuk menyukseskan program ini telah dilakukan kerja sama dengan Kamar Pertanian Peternakan Indonesia (Kappin). Kelompencir  dilahirkan kembali menyusul kerinduan para petani akan space farmer sebagai wahana untuk menyampaikan kemajuan, permasalahan, dan alternatif solusi yang dihadapi.

Program kelompencapir zaman now diharapkan bisa memberikan motivasi dan mengedukasi petani sekaligus bisa memotivasi generasi zaman now  agar mau menjadi petani. Pada saat ini regenerasi petani  sangat memprihatinkan.

Para pemuda di desa semakin banyak yang tidak sudi menggeluti pekerjaan sebagai petani. Program Kelompencapir reborn diharapkan bisa menjadi solusi dan daya inovasi menghadapi perubahan pola konsumsi masyarakat.

Kelompencapir zaman now memiliki peran untuk transformasi komunikasi serta meningkatkan daya tarik pusat perdagangan atau perekonomian rakyat serta membenahi aspek komunikasi pengelola pasar tradisional.

Sebagai lembaga penyiaran publik (LPP), kini saatnya TVRI dan RRI bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tempat belanja sekaligus wahana wisata.

Selanjutnya adalah: Menggerakkan inovasi dan memperbaiki komunikasi pasar

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply