Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (tengah) bersama cagub Jateng Sudirman Said (kanan) dan Ketua DPW PKB Jateng Yusuf Chudlori (kiri) saat Konsolidasi PKB Jateng di Kota Salatiga, Minggu (4/3/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho) Caption : Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (tengah) bersama cagub Jateng Sudirman Said (kanan) dan Ketua DPW PKB Jateng Yusuf Chudlori (kiri) saat Konsolidasi PKB Jateng di Kota Salatiga, Minggu (4/3/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho)
Senin, 26 Maret 2018 20:00 WIB John Oktaveri/JIBI/Bisnis Politik Share :

PILPRES 2019
Cak Imin Jadi Wakil Ketua MPR, Dipilih Jokowi Jadi Cawapres?

Cak Imin kini punya jabatan baru sebagai Wakil Ketua MPR, namun soal cawapres Jokowi di Pilpres 2019, PDIP punya jawaban lain.

Jatengpos.com, JAKARTA — Kendati telah dilantik menjadi pimpinan MPR, tidak ada jaminan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bakal menjadi calon wakil presiden untuk Presiden Jokowi.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan untuk calon pendamping Jokowi, hal tepenting itu bukanlah jabatan. Menurutnya, untuk menjadi pemimpin, apalagi Presiden dan wakil Presiden, bukan faktor elektoral, tetapi tanggungjawabnya kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, elektabilitas dan kepercayaan masyarakat menjadi satu kesatuan untuk calon pendamping Jokowi. “Ya buat kami satu kesatuan dan kepemimpinan menjadi konsensi kepemimpinan ke depan, aspek elektoral itu kan watak demokrasi liberal. Jadi pemimpin untuk rakyat itu berproses seluruh jiwanya,” katanya.

Hasto mengatakan, seluruh partai pendukung Jokowi sudah menyepakati mengenai calon pendamping Jokowi akan dibahas seusai Pilkada 2018. “Ya tentu saja kita sudah sepakati, termasuk dengan Golkar. Seluruh kajian akan dikerucutkan setelah Pilkada serentak 2018,” tandasnya. Baca juga: Kalah Populer di Survei, Cak Imin Masih Pede Digandeng Jokowi.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan percaya diri mengatakan kunci kemenangan Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang adalah PKB. “Kunci kemenangan Pak Jokowi memang ada di kita, di PKB. Kalau PKB yang genjot, menang dia,” ujar Muhaimin.

Indikatornya adalah Pilpres 2014 lalu. Cak Imin mengklaim partainya menyumbang 11 juta suara untuk Jokowi-Jusuf Kalla. Cak Imin mengatakan, situasi tersebut masih relevan dengan menjelang Pilpres 2019 mendatang. Baca juga: Ajukan Proposal, Cak Imin Lamar Jadi Cawapres Jokowi.

“Apalagi secara kuantitatif saja, jumlah pemilih yang warga NU yang belum memilih, dengan saya bersama beliau (Jokowi) kan otomatis pada ikut memilih,” ujar Cak Imin yakin.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply