Headline Soloraya 29 Maret 2018 Caption : Headline Soloraya 29 Maret 2018
Kamis, 29 Maret 2018 10:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Solo Share :

SOLORAYA HARI INI
22 Bangunan Tirtonadi Dibongkar hingga Tawangmangu Jadi Surga Wisata

Berita 22 bangunan Tirtonadi dibongkar menjadi headline Harian Umum Solopos bagian Soloraya hari ini.

Jatengpos.com, SOLO – Kearifan lokal menjadi unsur penting dalam pengelolaan sumber daya air. Hal ini makin penting sekarang karena semakin menurunnya kuantitas maupun kualitas ketersediaan air, khususnya air tawar.

Hal tersebut merupakan hasil penelitian dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Wiryanto. Menurut dia jumlah sumber daya air yang terbatas sementara kebutuhan penggunaan yang makin meningkat mengakibatkan penurunan kuantitas dan kualitas air. Untuk itu pengelolaan sumber daya air perlu memperhatikan berbagai nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat setempat untuk melindungi kelestarian sumber daya alam.

22 Bangunan di Tirtonadi segera Dibongkar

Sebanyak 22 bangunan di tepi Jl. Popda dan Jl. Piere Tendean, Kelurahan Nusukan, Banjarsari, harus dibongkar karena terdampak proyek Jembatan Tirtonadi. Kasi Pembangunan Jalan dan Jebatan DPUPR Solo, Joko Supriyanto, menyatakan puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) dan markas komunitas masyarakat di utara Jembatan Tirtonadi dibongkar karena menempati lahan untuk pelebaran jalan seiring pembangunan jembatan baru.

Dia meminta pengertian para PKL dan kelompok masyarakat yang masih menempati bangunan di tanah negara tersebut untuk segera pindah. Joko berharap mereka mendukung proyek infrastuktur untuk kepentingan umum itu. Dia menyebut proyek penggantian Jembatan Tirtonadi ini strategis dikerjakan untuk mengurai kemacetan di kawasan itu. Kondisi jembatan sekarang tidak mampu lagi menampung kapasitas kendaraan bermotor yang terus bertambah.

Kabar Macan Jawa Bikin Penasaran

Belakangan ini, warga Wonogiri diramaikan dengan kemunculan foto hasil broadcast yang menunjukkan seekor harimau loreng melintas jalan raya. Adanya keterangan foto yang menyebut lokasi penampakan harimau itu di Gunung Pegat langsung bikin heboh.

Harimau Jawa sendiri telah dinyatakan punah pada tahun 1980, namun warga sekitar Gunung Pegat, Nguntoronadi mengaku masih beberapa kali menjumpai karnivora bernama latin Panthera Tigris Sondaica itu. Juru Kunci Gunung Pegat, Suratno, 58, saat ditemui Espos di rumahnya Kepuh Kulon, Bumiharjo, Rabu, (28/3) mengatakan bahwa di Gunung Pegat masih terdapat harimau loreng. Bahkan tidak hanya di Gunung Pegat saja melainkan beberapa kawasan di hutan desa masih beberapa kali Suratno mengaku melihat harimau loreng.

Wisata Desa Terkendala Jalan Rusak

Pengembangan wisata di sejumlah desa terhambat oleh jalan rusak. Kondisi itu tak terlepas dari truk pengangkut galian C yang melintas di jalan utama perdesaan. Kepala Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Jemakir, mengatakan selama ini kerusakan jalan kerap dikeluhkan pengunjung. Kerusakan itu berada di jalur utama yakni Jl. Deles Indah yang menjadi jalur truk galian C.

Ia mengusulkan ada jalur alternatif yang bisa dilintasi truk galian C dari lokasi pertambangan di wilayah Kemalang. Dengan jalur lain tersebut, konsentrasi truk galian C yang melintas bisa dipecah.

Tawangmangu, Surga Wisata di Bumi Intanpari Wisata di Bumi Intanpari

Tawangmangu dinilai menjadi daerah wisata paling potensial di Bumi Intanpari. Kawasan paling timur di Karanganyar ini menjadi surga wisata bagi para wisatawan di Tanah Air dan mancanegara. Berbagai objek wisata tersaji di daerah yang berada di lereng Gunung Lawu ini.

Salah satu objek wisata yang telah menjadi ikon utama di Bumi Intanpari ini, yakni Grojogan Sewu. Di luar objek wisata itu, masih banyak terdapat objek wisata alami di Tawangmangu. Sebut saja Bukit Sekipan, Cemoro Kandang, Taman Balekambang, dan lain sebagainya mampu menyedot perhatian wisawatan setiap harinya. Tak mengherankan, keindahan alam di Tawangmangu mampu mengundang para investor kelas kakap turut memoles daerah yang satu ini. Rata-rata, para investor “bermain” hotel atau tempat penginapan dan kuliner.

Simak selengkapnya: http://epaper.solopos.com

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply