Meteran dispenser BBM yang menunjukan telah mengeluarkan 73 liter (Facebook) Caption : Meteran dispenser BBM yang menunjukan telah mengeluarkan 73 liter (Facebook)
Selasa, 27 Maret 2018 06:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Viral Mobil Isi BBM Lebih dari Kapasitas Tangki,  Begini Jawaban Pertamina

Mobil Nissan Serena yang seharusnya hanya mampu menampung 60 liter BBM diisi 78 liter.

Jatengpos.com, JAKARTA – Viral video dugaan kecurangan yang dilakukan petugas SPBU saat mengisi BBM mobil Nissan Serena. Berdasarkan spesifikasi pabrik, mobil itu memiliki tangki dengan muatan 60 liter, namun dalam video yang viral mobil tersebut bisa menampung lebih dari 73 liter.

Kisah ini viral melalui pengguna akun Facebook Prakoso Aji Satrio, Sabtu (24/3/2018). Akun Prakoso Aji Satrio mengungkap peristiwa terjadi di SPBU di Jalan Raya Condet, Kramatjati, Jakarta Timur.  Dalam video tampak mobil Nissan Serena dengan pelat nomor B 2224 SBE. Mobil tersebut sedang diisi BBM jenis pertalite.

Ada hal janggal di meter pengukur BBM. Dalam video tersebut Nissan Serena sudah diisi lebih dari 73 liter. “Rp557.000, 73 liter. Ini 60 liter nggak ada Mas, ” ucap pria yang merekam video diduga sekaligus pemilik mobil. Mendengar keluhan itu, pria petugas SPBU mempersilakan pria tersebut memprotes ke pos yang disediakan.

“Iya, tapi itu ga mungkin Pak, jauh benar selisihnya,” tambah pria dalam video saat berbincang dengan pria petugas SPBU

Dalam unggahannya, pengguna akun Prakoso Aji Satrio juga mengunggah nota pembelian BBM 78 liter dengan total biaya Rp593.568. Dari nota juga bisa disimpulkan video tersebut direkam Rabu (21/3/2018).

Video tersebut sontak viral, sejak diunggah Sabtu, pada Senin (26/3/2018), video tersebut sudah dibagikan ulang lebih dari 32.000 kali dan ditonton lebih dari 4 juta kali.

Dilansir Okezone, Senin, video viral itu sampai ke manajemen Pertamina pusat. Menyikapi hal itu, petugas pertamina langsung memeriksa SPBU bernomor 3413501 di daerah Kramatjati tersebut. Untuk keperluan penyelidikan, nozzle pertalite dalam video yang viral tersebut untuk sementara ditutup.

Keterangan tersebut diungkap Unit Manager Communication 7 CSR Pertamina Marketing Operation III, Dian Hapsari Firasati dalam keterangan tertulis. Pada hari Senin Badan Metrologi akan melakukan penyelidikan.

“Ini merupakan langkah Pertamina memastikan pelayanan kepada konsumen. Kami pun mengimbau kepada masyarakat apabila ditemukan ada kejadian yang tidak sesuai agar dapat menghubungi contact center kami di 1500 000,” jelas Dian Hapsari.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply