Pesawat Wings Air bersiap lepas landas saat penerbangan perdana rute baru peberbangan Solo-Surabaya di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Senin (21/7/2014). Wings Air akan terbang satu kali sehari setiap pekan dengan menggunakan pesawat jenis ATR 72-500/600 yang mempunyai kapasitas 77 tempat duduk. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos) Caption : Wings Air Solo-Surabaya Terbang Perdana dari Bandara Adi Sumarmo, Senin (21/7/2014). (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)
Jumat, 23 Maret 2018 07:35 WIB Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos Ekonomi Share :

Wings Air Terbangi Solo-Tasikmalaya Mulai 28 Maret

Maskapai penerbangan Wings Air membuka rute baru Solo-Tasikmalaya mulai 28 Maret 2018.

Jatengpos.com, SOLO — Maskapai penerbangan Wings Air (Lion Air Group) membuka rute baru Solo-Tasikmalaya mulai 28 Maret 2018. Rute baru ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di kedua wilayah yang bersangkutan.

Area Manajer Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)-Jawa Tengah (Jateng) Lion Air Group, Widi Wiyanti, mengatakan per 28 Maret 2018, maskapai yang beroperasi menggunakan pesawat dengan tipe ATR 72-500/600 itu akan melayani penerbangan dari Solo melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo menuju Tasikmalaya yakni Bandara Wiriadinata.

Rute penerbangan tersebut nantinya dibuka setiap hari. Jadwal penerbangannya pun sudah disiapkan. Keberangkatan dari Solo dijadwalkan pada pukul 11.25 WIB dan akan tiba di Tasikmalaya pada pukul 12.20 WIB.

Sedangkan penerbangan dari Tasikmalaya dijadwalkan pada pukul 12.40 WIB dan akan tiba di Solo pada pukul 13.40 WIB. “Dengan terhubungnya Kota Solo dan Tasikmalaya, masyarakat dapat merasakan perjalanan dengan durasi yang lebih singkat, yaitu hanya sekitar 60 menit,” kata dia dalam rillis yang diterima Solopos.com, Kamis (22/3/2018).

Menurutnya jika perjalanan Solo-Tasikmalaya dilakukan melalui jalur darat akan memakan waktu sekitar 9 jam sedangkan dengan pesawat hanya 1 jam. Biaya penerbangan juga diklaim lebih efisien, yaitu hanya Rp400.000.

Widi mengatakan selain memberikan kemudahan akses, pembukaan rute baru diharapkan juga mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masing-masing daerah. Widi mengatakan di Bandara Wiriadinata Tasikmalaya pengembangan rute menuju Solo merupakan bentuk ekspansi setelah sebelumnya Wings Air melakukan penerbangan pertama dari Halim Perdanakusuma menuju Tasikmalaya.

“Hal tersebut juga menjadi momentum perdana beroperasinya Bandara Wiriadinata sebagai bandara komersial yang saat ini hanya dilayani Wings Air,” terang dia.

Selain rute Solo-Tasikmalaya, Wings Air juga akan membuka rute Semarang-Lombok dan sebaliknya pada 25 Maret nanti. Rute tersebut akan dilayani setiap hari sebagai penerbangan regular.

“Kami pun berharap dengan terhubungnya Kota Semarang dengan Lombok dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan industri pariwisata, ekonomi kreatif, dan sosial ekonomi, serta beberapa industri lainnya,” kata dia.

Pembukaan rute baru tersebut diyakini akan membawa dampak positif untuk pengembangan daerah. Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Solo, Pri Siswanto, mengatakan secara pasti belum diketahui potensi yang dapat dikembangkan melalui penerbangan Solo-Tasikmalaya, khususnya untuk perjalanan wisata.

Namun dia yakin setiap ada pintu penghubung antara satu daerah dengan daerah yang lain, akan membuka peluang baru untuk bisa dikembangkan. “Termasuk untuk Solo-Tasikmalaya perlu ada kajian untuk pengembangan paket wisata lebih jauh,” kata dia kepada Solopos.com, Kamis.

Dia mengatakan Tasikmalaya selama ini dijangkau dari Bandung. “Dengan adanya rute ini, keduanya akan lebih terbuka. Namun perlu adanya persiapan bersama antara kedua daerah tersebut,” kata dia.

Iklan Baris

    No items.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/jatengpos/elements/themes/jatengpos/widget-cespleng-600.php on line 32

Leave a Reply